Halaman baru

Dari WikiPangan
Halaman baru
Sembunyikan pengguna terdaftar | Sembunyikan bot | Tampilkan pengalihan
(terbaru | terlama) Lihat ( | ) (20 | 50 | 100 | 250 | 500)
  • 7 Februari 2026 20.54Kaloli (riw | sunting) ‎[729 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Kaloli adalah makanan khas masyarakat Gantarang Keke Bantaeng, Sulawesi Selatan dan hanya dapat ditemukan pada saat hari raya dan upacara adat Gantarang Keke. Kaloli diolah menggunakan beras yang dibungkus menggunakan daun aren. Makanan ini bukan sekadar hidangan, tetapi juga mengandung nilai filosofis, yaitu ujungnya yang berbentuk passapu (penutup kepala masyarakat Bugis-Makassar), di dalamnya tersirat makna ikatan kekerabatan antarmasyarakat di Gantarang Keke...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 20.53Ronto' (riw | sunting) ‎[652 bita]Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 20.15Onde-Onde Jawa (riw | sunting) ‎[3.131 bita]Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 20.13Gagape (riw | sunting) ‎[1.092 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Gagape''' (sering disebut Ayam Gagape atau Gagape' ) adalah masakan tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan, yang sering disajikan saat hari raya seperti Lebaran atau acara hajatan. Tampilan Gagape memiliki kemiripan dengan opor ayam, tetapi rasanya lebih gurih dan tekstur kuahnya lebih kental. Salah satu bahan kunci yang membedakan gagape dari opor adalah penggunaan kelapa parut yang disangrai (serundeng) lalu ditumbuk halus, menambah aroma dan rasa guri...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 20.08Dempo Durian (riw | sunting) ‎[740 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Dempo durian (atau dampo/selai durian) adalah selai tradisional khas Sulawesi, terutama populer di Bulukumba dan Palopo. Selai ini terbuat dari daging buah durian yang dimasak lama dengan gula merah hingga mengental. Selai ini serbaguna untuk isian kue (nastar, roti maros), campuran makanan, atau olesan. Jika Dempo Durian dimasak hingga benar-benar kering dan disimpan di kulkas dalam wadah rapat, dempo durian dapat bertahan lama hingga 1 tahun. == Kategori == Ma...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 20.00Ayam Tawaoloho (riw | sunting) ‎[1.133 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Ayam Tawaoloho adalah kuliner khas kampung Pondidaha, Konawe, Sulawesi Tenggara. Menurut kalangan etnis Tolaki di Sulawesi Tenggara, makanan ini tidak mengandung kolestrol disebabkan cara penggolahannya tidak menggunakan rempah-rempah sebagaimana masakan lainnya. Ayam Tawaoloho berupa hidangan daging ayam berkuah bening yang terasa nikmat disantap saat ditemani semangkuk sinonggi. == Kategori == Makanan Utama == Cara Pembuatan == # Potong daging ayam sesuai u...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 19.39Kapusu Nosu (riw | sunting) ‎[683 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Kapusu Nosu''' adalah makanan tradisional khas Buton, Sulawesi Tenggara, berupa bubur jagung gurih yang terbuat dari jagung tua yang ditumbuk (nosu) hingga kulit arinya (kapusu) terkelupas. Makanan pokok ini diolah dengan mencampurkan santan dan garam, menghasilkan rasa gurih, tekstur padat, serta sering disajikan bersama ikan kering dan sambal. Sebagai makanan pokok, hidangan ini dimakan biasanya dimakan bersama sayur bening dan ikan kaholeo. == Kategori ==...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 19.30Apang Paranggi (riw | sunting) ‎[1.689 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Apang Paranggi atau juga dikenal dengan nama Bolu Paranggi. Kudapan ini menjadi salah satu bukti jejak Portugis di Kota Makassar di abad ke-17. Kendati Kesultanan Gowa-Tallo hanya memiliki hubungan diplomatik selama 125 tahun, Portugis banyak memengaruhi budaya lokal. Mulai dari serapan kosakata, nama tempat, termasuk kuliner. Kata "''bolu''" berasal dari bahasa Portugis "''bolo''", yang juga berarti kue. Adapun "''paranggi''", menurut Zainuddin Tika dalam buku...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 19.29Bale ceppe (riw | sunting) ‎[3.526 bita]Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Bale Ceppe''' adalah produk olahan ikan tradisional khas masyarakat Suku Bugis, Sulawesi Selatan. Panganan ini dibuat dari ikan laut segar yang dibelah, dibersihkan, lalu dipipihkan (digencet) sebelum menjalani proses pengawetan alami melalui penggaraman dan penjemuran di bawah sinar matahari. Bale Ceppe dikenal karena teksturnya yang tipis, kering, dan rasa gurih yang sangat konsentrat, menjadikannya salah satu lauk pauk paling populer di meja makan masya...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 19.11Onde-Onde (riw | sunting) ‎[2.060 bita]Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 19.10Jagung Marning (riw | sunting) ‎[1.273 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Jagung Marning''' adalah camilan khas dari berbagai daerah di Indonesia, terutama populer di Makassar/Sulawesi Selatan, khususnya di Bantaeng dan Bulukumba dengan rasa gurih bawang klasik, serta Jawa Tengah (seperti Cilacap, Boyolali, Magetan). Memiliki beberapa varian pedas-manis, pedas, manis, dan original. Jadi, tidak ada satu daerah tunggal, tetapi beberapa daerah punya versi khas masing-masing. Jagung marning atau marning jagung biasanya bertekstur reny...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 18.58Kacang sembunyi (riw | sunting) ‎[3.420 bita]Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Kacang Sembunyi''' adalah kudapan ringan tradisional yang populer di masyarakat Sulawesi Selatan dan berbagai daerah lain di Nusantara. Hidangan ini berbahan dasar kacang tanah yang dibalut dengan lembaran adonan tepung tipis (kulit pangsit atau kulit buatan sendiri), kemudian digoreng dan dilapisi dengan karamel gula. Nama "sembunyi" merujuk pada posisi kacang yang tertutup rapat oleh lapisan tepung, sehingga tidak terlihat dari luar. == Makna Budaya dan...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 18.58Se'ro-se'ro (riw | sunting) ‎[4.417 bita]Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Sero'-sero\'''' (atau '''Kue Sero''') adalah kue kering tradisional khas masyarakat Bugis dan Makassar di Sulawesi Selatan. Kue ini terbuat dari adonan tepung beras, santan, dan gula yang dicetak menggunakan cetakan besi panas berbentuk bunga atau roda, lalu digoreng dalam minyak banyak (''deep fry''). Meski secara visual sangat mirip dengan Kembang Goyang di Jawa, Sero'-sero' memiliki kedudukan yang lebih sakral dalam budaya lokal. Ia bukan s...') Tag: VisualEditor-alih
  • 7 Februari 2026 18.37Golla tarek (riw | sunting) ‎[3.793 bita]Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ '''Golla Tarek''' adalah panganan manis atau permen tradisional khas masyarakat Bugis, Sulawesi Selatan. Nama "Golla Tarek" berasal dari bahasa Bugis; ''Golla'' berarti gula dan ''Tarek'' berarti tarik. Penamaan ini merujuk pada proses pembuatannya yang unik, di mana adonan gula merah cair yang mulai mengental harus ditarik berulang kali hingga teksturnya berubah menjadi padat, berwarna lebih terang, dan renyah. == Sejarah dan Makna Buday...')
  • 7 Februari 2026 18.29Cendolok tawaro (riw | sunting) ‎[3.688 bita]Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ '''Cendolok Tawaro''' adalah minuman penyegar tradisional khas masyarakat Bugis dan Makassar, Sulawesi Selatan. Nama hidangan ini berasal dari perpaduan kata "Cendolok" (cendol) dan "Tawaro" yang dalam bahasa lokal berarti Sagu. Berbeda dengan cendol di wilayah Jawa yang umumnya berbahan dasar tepung beras atau hunkwe, Cendolok Tawaro menggunakan pati sagu asli yang memberikan tekstur jauh lebih kenyal dan warna yang...')
  • 7 Februari 2026 18.26Sari Manis Sukun (riw | sunting) ‎[1.701 bita]Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 18.01Leppe-Leppe (riw | sunting) ‎[1.415 bita]Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 17.16Jalaure (riw | sunting) ‎[1.268 bita]Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 15.21Jus Patikala (riw | sunting) ‎[383 bita]KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 13.01Sambala Settung (riw | sunting) ‎[3.828 bita]Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Sambala' Settung''' atau '''Sambal Buah Kecapi''' adalah jenis sambal buah tradisional khas masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan, khususnya di daerah pedalaman seperti Soppeng dan Bone. Hidangan ini tergolong kuliner musiman yang langka, karena bahan utamanya—buah Settung atau Kecapi (''Sandoricum koetjape'')—hanya berbuah satu kali dalam setahun dan pohonnya kini semakin jarang ditemui. Berbeda dengan sambal mangga (''Racca' Pau'') yang a...')
  • 7 Februari 2026 12.54Sup Brenebon (riw | sunting) ‎[842 bita]KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 12.42Nasu Wolio (riw | sunting) ‎[4.587 bita]Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Nasu Wolio''' atau sering disebut sebagai '''Ayam Nasu Wolio''' adalah hidangan olahan ayam kampung tradisional yang berasal dari kebudayaan Wolio di Kota Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Secara harfiah, ''Nasu'' berarti masak/laauk dan ''Wolio'' merujuk pada etnis serta pusat pemerintahan eks-Kesultanan Buton. Berbeda dengan opor ayam yang berwarna pucat atau kari yang pekat akan kunyit, Nasu Wolio memiliki kuah yang cenderung gela...')
  • 7 Februari 2026 00.21Pisang asar (riw | sunting) ‎[1.323 bita]Andi.irfan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Pisang asar/Muhika Tuarita Pisang asar di Kota Ambon, Maluku adalah camilan pisang panggang dengan olesan kacang di atasnya yang menghadirkan perpaduan rasa manis, gurih, dan aroma hangat yang menggugah selera. Proses pemanggangan membuat tekstur pisang menjadi lebih lembut dengan rasa manis alami yang semakin kuat, sementara permukaannya sedikit terkaramelisasi sehingga memberikan sensasi legit saat digigit. Olesan...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 00.17Taiboka (riw | sunting) ‎[768 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Taiboka''' (atau tahiboka/tai boka/tahi minyak) adalah sambal khas Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Di Kalimantan disebut Tai Lala atau Areh. Berbahan dasar ampas atau sisa hasil pembuatan minyak kelapa tradisional. Secara harfiah, Tai minya' atau Tai boka merujuk pada ampas minyak/sari pati santan kelapa yang dimasak. == Kategori == Makanan pendamping == Cara Pembuatan == # Siapkan ampas minyak kelapa (taiboka). # Tumis bumbu halus (bawang merah, bawang...') Tag: VisualEditor
  • 7 Februari 2026 00.11Putu soppa (riw | sunting) ‎[999 bita]Andi.irfan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Putu Soppa/Andi Tenri Pada Kue putu adalah jajanan/camilan tradisional yang dikenal karena aroma wanginya dari uap hangat yang keluar saat proses memasaknya. Putu soppa, camilan orang Bugis, Sulawesi Selatan, biasanya dimakan dengan sambal. Soppa artinya disodok, camilan ini bisa disodok/ditusuk dengan tusuk bambu yang biasa dipakai untuk bakso atau sate. Putu soppa tidak memiliki isian sehingga ia dimakan bersama sa...') Tag: VisualEditor
  • 6 Februari 2026 23.57Benno (riw | sunting) ‎[1.853 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Jagung letup, dalam Bahasa Inggris ''Popcorn'', Benno’ (Bugis), Lappo’ (Makassar), termasuk dalam makanan camilan semua generasi dari kalangan remaja sampai kanak-kanak. Seperti namanya, makanan ini berbahan dasar jagung, rasanya beragam da yang manis juga ada yang asin. Benno sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, umumnya dibungkus dalam kantung plastik putih. Bisa juga membuat sendiri dengan cara mengaduk aduk jagung dalam sekam panas. Proses...') Tag: VisualEditor
  • 6 Februari 2026 23.48Lalampa (riw | sunting) ‎[2.097 bita]Andi.irfan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Lalampa/Oppa Firdaus Lemper di Kota Gorontalo dan Kota Manado, Sulawesi Utara disebut dengan lalampa. Ia merupakan kudapan tradisional yang menghadirkan perpaduan rasa gurih, lembut, dan sedikit manis dalam satu gigitan. Ketan yang dimasak dengan santan menghasilkan tekstur pulen dan rasa gurih yang menjadi dasar utama, sekaligus membungkus isian ikan yang telah dibumbui. Ikan yang dimasak bersama bawang, rempah, dan bumbu...') Tag: VisualEditor
  • 6 Februari 2026 23.46Kasube (riw | sunting) ‎[1.007 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Kasube juga menjadi salah satu makanan tradisional khas Toraja. Berbeda dengan Pa'karing atau Pa'piong, Kasube terbuat dari ketan atau ketan hitam. Memiliki rasa yang padat dan wangi karena dibungkus dengan daun bambu. Uniknya, varian rasa Kasube ini berbeda-beda sesuai dengan siapa pembuatnya. Ada yang manis menggunakan gula, juga ada yang asin menggunakan garam. Kasube sangat jarang di temui bahkan hampir tidak ada yang menjualnya. Namun Kasube ini biasanya d...') Tag: VisualEditor
  • 6 Februari 2026 23.31Pa'karing (riw | sunting) ‎[857 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Pa'karing adalah kuliner khas Toraja, Sulawesi Selatan, berupa dendeng yang diproses melalui pengasapan (serupa se'i) sehingga aromatik, berbumbu rempah, dan tahan lama. Umumnya terbuat dari daging babi (pa'karing duku' bai). Namun, ada juga yang menggunakan daging kerbau (pa'karing tedong), dan sering dijadikan oleh-oleh khas Toraja. == Kategori == Makanan utama == Cara Pembuatan == # Daging babi diiris kecil-kecil seperti dadu. # Lalu dimasukkan ke wajan ya...') Tag: VisualEditor
  • 6 Februari 2026 23.08Bautapa tuing-tuing (riw | sunting) ‎[2.887 bita]Alfito.deanova (bicara | kontrib) (penambahan foto) Tag: VisualEditor
  • 6 Februari 2026 22.12Sokkol Lameaju (riw | sunting) ‎[909 bita]Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '''Sokkol Lameaju'' sebuah makanan khas masyarakat Suku Mandar, biasanya dibuat ketika masyarakat Mandar akan mengadakan acara keluarga. Namun, tidak jarang juga diolah dalam keseharian ketika lagi dalam kesulitan mendapatkan beras. Sesuai namanya, makanan ini berbahan utama ubi kayu atau singkong. ''Sokkol lameaju'' ini sangat bermanfaat kepada orang yang memiliki riwayat penyakit gula. == Kategori: == Makanan utama == Cara Pembuatan == # Ubi diparut kemudian...') Tag: VisualEditor
  • 6 Februari 2026 22.05Putu ayu (riw | sunting) ‎[2.426 bita]Alfito.deanova (bicara | kontrib) (penambahan gambar) Tag: VisualEditor
  • 6 Februari 2026 16.17Gohu (riw | sunting) ‎[1.495 bita]KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
  • 6 Februari 2026 04.53Kambewe (riw | sunting) ‎[4.458 bita]Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Kambewe''' adalah kudapan musiman berbahan dasar jagung muda (''Zea mays'') yang berasal dari tradisi kuliner masyarakat Buton, Muna, dan Buton Tengah di Sulawesi Tenggara. Berbeda dengan Kambuse (jagung rebus pipil) yang butirannya utuh, Kambewe diolah dengan cara diparut atau digiling hingga menjadi adonan pasta, dicampur dengan kelapa dan gula merah, lalu dikukus dalam balutan kulit jagung (klobot). Karena bahan utamanya yang spesifik...')
  • 6 Februari 2026 04.48Parende (riw | sunting) ‎[4.808 bita]Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Parende''' adalah hidangan sup ikan kuah kuning yang menjadi identitas kuliner maritim masyarakat Buton, Wakatobi, dan Muna di Sulawesi Tenggara. Ciri khas utamanya adalah penggunaan ikan pelagis segar (seperti Cakalang atau Tuna) yang dimasak dalam kuah asam segar berwarna kekuningan. Berbeda dengan Palumara khas Makassar yang cenderung kental akan bumbu tumis, Parende dikenal dengan karakter kuahnya yang lebih ringan, bening, namun tajam...')
  • 6 Februari 2026 04.43Tuli-tuli (riw | sunting) ‎[4.534 bita]Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Tuli-tuli''' adalah kudapan goreng tradisional khas masyarakat Buton dan Muna di Sulawesi Tenggara. Berbahan dasar ubi kayu atau singkong (''Manihot esculenta'') yang diolah menjadi Kaopi, makanan ini memiliki identitas visual yang sangat distingtif: bentuknya menyerupai angka delapan (8) atau simpul tali. Di tanah Buton, Tuli-tuli lebih dari sekadar pengganjal perut. Ia adalah "camilan sosial" yang wajib hadir di sore hari, dinikmati bersama...')
  • 6 Februari 2026 04.21Roti Maros (riw | sunting) ‎[4.551 bita]Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Roti Maros''' adalah varian roti manis tradisional yang menjadi ikon kuliner Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Secara fisik, ia menyerupai roti kasur atau roti sobek dengan tekstur yang sangat lembut, namun identitas utamanya terletak pada isian khasnya: selai srikaya kuning pekat yang melimpah. Bagi pelintas jalur Trans-Sulawesi, Roti Maros memegang status legendaris. Kios-kios roti yang berjejer di sepanjang jalan poros Maros-Makassar bukan sek...') Tag: VisualEditor-alih
  • 6 Februari 2026 04.10Bolu Rampah (riw | sunting) ‎[5.040 bita]Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Bolu Rampah''' atau kerap ditulis '''Bolu Rempah''' adalah varian kue bolu (''sponge cake'') tradisional khas Makassar dan Bugis di Sulawesi Selatan. Sesuai namanya, identitas utama kue ini terletak pada penggunaan rempah-rempah yang kuat (biasanya campuran kayu manis dan bumbu spekuk) serta penggunaan gula merah (gula aren) yang memberikan warna cokelat gelap yang khas. Berbeda dengan ''Bolu Cukke'' yang berukuran kecil dan cenderung kering,...')
  • 6 Februari 2026 04.03Gambang Tape (riw | sunting) ‎[4.533 bita]Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Gambang/Tape''' (atau dikenal luas sebagai '''Tape Ketan Hitam''') adalah kudapan fermentasi tradisional yang memegang posisi sakral dalam kalender kuliner masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Bone dan Soppeng. Berbeda dengan "Roti Gambang" khas Betawi yang bertekstur keras, Gambang di tanah Sulawesi adalah bola-bola ketan hitam yang lembut, berair, dan memabukkan—bukan karena alkoholnya, melainkan karena aroma manisnya...')
  • 6 Februari 2026 03.58Tape (riw | sunting) ‎[0 bita]Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Gambang/Tape''' (atau dikenal luas sebagai '''Tape Ketan Hitam''') adalah kudapan fermentasi tradisional yang memegang posisi sakral dalam kalender kuliner masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Bone dan Soppeng. Berbeda dengan "Roti Gambang" khas Betawi yang bertekstur keras, Gambang di tanah Sulawesi adalah bola-bola ketan hitam yang lembut, berair, dan memabukkan—bukan karena alkoholnya, melainkan karena aroma manisnya...')
  • 5 Februari 2026 23.15Ikan bakar dabu-dabu (riw | sunting) ‎[1.529 bita]M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Ikan Bakar Dabu-Dabu) Tag: VisualEditor
  • 5 Februari 2026 21.51Sagu embal (riw | sunting) ‎[2.359 bita]M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Sagu Embal) Tag: VisualEditor
  • 5 Februari 2026 19.58Nasi jaha (riw | sunting) ‎[2.327 bita]M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Nasi Jaha) Tag: VisualEditor
  • 5 Februari 2026 16.53Tinoransak (riw | sunting) ‎[2.293 bita]Andi.irfan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Tinoransak/Elisha Wijaya Babi tinoransak dikenal sebagai hidangan khas Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara yang menonjolkan perpaduan rasa pedas, gurih, dan aromatik dalam satu masakan sederhana namun kuat karakter. Potongan daging babi yang dimasak perlahan menghasilkan tekstur empuk dengan lemak yang meleleh, menyatu dengan rasa pedas segar dari cabai merah dan cabai rawit. Bawang putih memberi dasar rasa gurih yang h...') Tag: VisualEditor
  • 5 Februari 2026 13.44Bincangpangan:Hidden Gem Pangan Lokal (riw | sunting) ‎[1.058 bita]Miminwikipangan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'dd') Tag: VisualEditor awalnya dibuat dengan judul "Hidden Gem Pangan Lokal"
  • 4 Februari 2026 20.58Kacang langkoseng (riw | sunting) ‎[3.027 bita]Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Kacang Langkoseng''' adalah kudapan tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan, yang berbahan dasar kacang tanah. Nama "Langkoseng" dalam bahasa Makassar merujuk pada teknik pengolahannya, yaitu disangrai (dimasak tanpa minyak) bersama pasir bersih. Teknik ini menghasilkan kacang dengan tekstur yang sangat renyah, aroma yang kuat, dan rasa gurih alami tanpa tambahan lemak dari minyak goreng. == Tradisi dan Keunikan Teknik == Kacang Langkoseng merupakan r...') Tag: VisualEditor
  • 4 Februari 2026 20.43Ikan woku (riw | sunting) ‎[3.232 bita]Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Ikan Woku''' adalah salah satu teknik memasak sekaligus hidangan legendaris khas masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara. Istilah "Woku" berasal dari nama daun ''Woka'', yaitu sejenis daun janur yang dahulu digunakan sebagai pembungkus sebelum makanan dimasak. Masakan ini dikenal dengan penggunaan bumbu rempah yang sangat melimpah, menciptakan cita rasa pedas, segar, dan aroma aromatik yang sangat kuat. == Filosofi dan Karakteristik == Dala...')
  • 4 Februari 2026 20.38Sambal roa (riw | sunting) ‎[3.048 bita]Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Sambal Roa''' adalah sambal tradisional khas masyarakat Manado, Sulawesi Utara, yang berbahan dasar utama ikan roa (''Hemiramphus brasiliensis'') yang telah diawetkan melalui proses pengasapan. Berbeda dengan sambal pada umumnya yang berfungsi sebagai pelengkap, Sambal Roa sering kali dianggap sebagai hidangan pendamping utama karena teksturnya yang padat dan kaya akan rasa gurih ikan. == Latar Belakang dan Keunikan Pangan == Keistimewaan s...')
  • 4 Februari 2026 20.34Kasuami (riw | sunting) ‎[3.242 bita]Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Kasuami''' adalah panganan pokok tradisional yang sangat ikonik dari wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk di Kabupaten Kolaka. Makanan ini berbahan dasar singkong atau ubi kayu yang diolah melalui proses pemerasan saripati dan pengukusan. Bagi masyarakat setempat, Kasuami merupakan pengganti nasi yang memiliki nilai sejarah tinggi, terutama sebagai bekal utama bagi para nelayan dan pelaut karena daya tahannya yang luar biasa. == Nilai Sejara...')
  • 4 Februari 2026 20.31Tabaro Dange (riw | sunting) ‎[3.344 bita]Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Tabaro Dange''' (atau cukup disebut '''Dange''') adalah panganan kudapan tradisional khas masyarakat Kaili di Palu, Sulawesi Tengah. Kudapan ini berbahan dasar utama sagu yang dicampur dengan parutan kelapa dan dimasak menggunakan teknik pemanggangan unik di atas tungku tanah liat. Dange merupakan salah satu bentuk pemanfaatan sagu sebagai sumber karbohidrat alternatif di wilayah Sulawesi Tengah. == Nilai Budaya dan Keunikan Teknik == Ta...')
(terbaru | terlama) Lihat ( | ) (20 | 50 | 100 | 250 | 500)