<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wikipangan.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pammoneang_talang</id>
	<title>Pammoneang talang - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wikipangan.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pammoneang_talang"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Pammoneang_talang&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-05T15:29:31Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.40.1</generator>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Pammoneang_talang&amp;diff=3887&amp;oldid=prev</id>
		<title>Andi.irfan: ←Membuat halaman berisi &#039;Pammoneang talang merupakan kue basah tradisional di Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah yang menghadirkan perpaduan rasa manis dan gurih dengan tekstur lembut serta sedikit kenyal. Lapisan pertama yang berwarna hijau dari air daun suji dan pandan memberikan aroma harum yang segar, dengan rasa manis ringan dan gurih dari santan encer. Lapisan ini terasa lembut dan ringan, menjadi dasar yang menyeimbangkan rasa keseluruhan kue.  Di bagian atasnya, lapisan santan...&#039;</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Pammoneang_talang&amp;diff=3887&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-02-09T18:16:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;←Membuat halaman berisi &amp;#039;Pammoneang talang merupakan kue basah tradisional di Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah yang menghadirkan perpaduan rasa manis dan gurih dengan tekstur lembut serta sedikit kenyal. Lapisan pertama yang berwarna hijau dari air daun suji dan pandan memberikan aroma harum yang segar, dengan rasa manis ringan dan gurih dari santan encer. Lapisan ini terasa lembut dan ringan, menjadi dasar yang menyeimbangkan rasa keseluruhan kue.  Di bagian atasnya, lapisan santan...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Pammoneang talang merupakan kue basah tradisional di Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah yang menghadirkan perpaduan rasa manis dan gurih dengan tekstur lembut serta sedikit kenyal. Lapisan pertama yang berwarna hijau dari air daun suji dan pandan memberikan aroma harum yang segar, dengan rasa manis ringan dan gurih dari santan encer. Lapisan ini terasa lembut dan ringan, menjadi dasar yang menyeimbangkan rasa keseluruhan kue.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di bagian atasnya, lapisan santan kental berpadu dengan gula merah dan gula pasir menghasilkan rasa manis legit yang lebih kaya, dengan aroma santan yang kuat dan tekstur yang lebih lembut serta creamy. Perpaduan dua lapisan ini menciptakan kontras rasa dan warna yang menarik, sekaligus menghadirkan sensasi manis, gurih, dan harum dalam setiap potongan. Kue ini cocok disajikan sebagai camilan tradisional atau hidangan penutup yang ringan dan menenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bahan ==&lt;br /&gt;
A. Adonan Tepung [[Beras]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# 100 gr tepung beras &lt;br /&gt;
# 400 ml air mendidih&lt;br /&gt;
# 100 gr tepung beras dan 400 ml air mendidih (untuk seduhan) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Bahan A: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# 125 gr tepung beras yang sudah diseduh &lt;br /&gt;
# 50 gr tepung [[sagu]] &lt;br /&gt;
# 100 gr gula pasir &lt;br /&gt;
# 200 ml santan encer &lt;br /&gt;
# 100 ml air daun suji dan daun pandan &lt;br /&gt;
# garam secukupnya &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Bahan B: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# 125 gr tepung beras yang telah diseduh &lt;br /&gt;
# 50 gr tepung sagu &lt;br /&gt;
# 75 gr gula pasir &lt;br /&gt;
# 75 gr gula merah&lt;br /&gt;
# 450-500 ml santan kental &lt;br /&gt;
# [[vanili]] bubuk secukupnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Langkah pertama, seduh tepung beras dengan air mendidih hingga tercampur rata, kemudian bagi adonan menjadi dua bagian sama banyak.&lt;br /&gt;
# Untuk adonan A, ambil sebagian tepung beras yang telah diseduh, lalu campurkan dengan tepung sagu, gula pasir, santan encer, garam, serta air daun suji dan daun pandan. Aduk hingga semua bahan tercampur rata, kemudian saring agar adonan halus. Tuangkan ke dalam loyang yang telah diolesi minyak, lalu kukus selama kurang lebih 20 menit hingga lapisan pertama mengeras.&lt;br /&gt;
# Selanjutnya, buat adonan B dengan mencampurkan sisa tepung beras seduh bersama tepung sagu, gula pasir, gula merah, santan kental, dan vanili bubuk. Aduk hingga rata, lalu saring. Setelah adonan A matang, tuangkan adonan B di atasnya. Kukus kembali hingga seluruh adonan matang sempurna.&lt;br /&gt;
# Angkat kue, biarkan hingga dingin, kemudian potong-potong sesuai selera sebelum disajikan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Andi.irfan</name></author>
	</entry>
</feed>