<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wikipangan.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kopi_Tumbuk</id>
	<title>Kopi Tumbuk - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wikipangan.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kopi_Tumbuk"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kopi_Tumbuk&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-05T03:45:56Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.40.1</generator>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kopi_Tumbuk&amp;diff=2791&amp;oldid=prev</id>
		<title>Irma.Riswanti: Artikel baru</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kopi_Tumbuk&amp;diff=2791&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-11-19T04:40:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Artikel baru&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Masyarakat di Neke, Oenino, Kabupaten Timur Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, mengonsumsi kopi tumbuk sebagai minuman sehari-hari atau selingan. Kopi tumbuk adalah biji kopi yang ditumbuk dan dikeringkan. Namun, sebagian besar warga jarang mengolah kopi tumbuk sendiri karena lebih sering membeli kopi dari kios atau pasar. Minuman ini tetap menjadi bagian dari kebiasaan lokal dan menunjukkan pemanfaatan kopi sebagai sumber energi dan tradisi minum kopi di masyarakat.&lt;br /&gt;
[[Kategori:Nusa Tenggara Timur]]&lt;br /&gt;
[[Kategori:Olahan Pangan]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Irma.Riswanti</name></author>
	</entry>
</feed>