<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wikipangan.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kaloli</id>
	<title>Kaloli - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wikipangan.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kaloli"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kaloli&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-05T03:52:59Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.40.1</generator>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kaloli&amp;diff=3775&amp;oldid=prev</id>
		<title>Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &#039;Kaloli adalah makanan khas masyarakat Gantarang Keke Bantaeng, Sulawesi Selatan dan hanya dapat ditemukan pada saat hari raya dan upacara adat Gantarang Keke. Kaloli diolah menggunakan beras yang dibungkus menggunakan daun aren. Makanan ini bukan sekadar hidangan, tetapi juga mengandung nilai filosofis, yaitu ujungnya yang berbentuk passapu (penutup kepala masyarakat Bugis-Makassar), di dalamnya tersirat makna ikatan kekerabatan antarmasyarakat di Gantarang Keke...&#039;</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kaloli&amp;diff=3775&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-02-07T13:54:56Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;←Membuat halaman berisi &amp;#039;Kaloli adalah makanan khas masyarakat Gantarang Keke Bantaeng, Sulawesi Selatan dan hanya dapat ditemukan pada saat hari raya dan upacara adat Gantarang Keke. Kaloli diolah menggunakan beras yang dibungkus menggunakan daun aren. Makanan ini bukan sekadar hidangan, tetapi juga mengandung nilai filosofis, yaitu ujungnya yang berbentuk passapu (penutup kepala masyarakat Bugis-Makassar), di dalamnya tersirat makna ikatan kekerabatan antarmasyarakat di Gantarang Keke...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Kaloli adalah makanan khas masyarakat Gantarang Keke Bantaeng, Sulawesi Selatan dan hanya dapat ditemukan pada saat hari raya dan upacara adat Gantarang Keke. Kaloli diolah menggunakan [[beras]] yang dibungkus menggunakan daun [[aren]]. Makanan ini bukan sekadar hidangan, tetapi juga mengandung nilai filosofis, yaitu ujungnya yang berbentuk passapu (penutup kepala masyarakat Bugis-Makassar), di dalamnya tersirat makna ikatan kekerabatan antarmasyarakat di Gantarang Keke dan sekitarnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kategori&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan Utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara Pembuatan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Sebelum dimasak, tiga kaloli disatukan dan diikat dengan menggunakan daun aren. &lt;br /&gt;
# Kemudian baru dimasak dengan menggunakan kayu bakar. &lt;br /&gt;
# Kaloli biasanya disajikan dengan daging kuda dan sop.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
</feed>