<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wikipangan.id/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Putri.ayu</id>
	<title>WikiPangan - Kontribusi pengguna [id]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wikipangan.id/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Putri.ayu"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/wiki/Istimewa:Kontribusi_pengguna/Putri.ayu"/>
	<updated>2026-04-05T19:12:47Z</updated>
	<subtitle>Kontribusi pengguna</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.40.1</generator>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Becce_Laung&amp;diff=3795</id>
		<title>Becce Laung</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Becce_Laung&amp;diff=3795"/>
		<updated>2026-02-07T15:55:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Dalam bahasa Bugis, namanya Becce Laung. Sakko-sakko jika dalam Bahasa Makassar yang artinya terdesak. Untuk menikmati kudapan unik khas Bugis ini harus didampingi teh, kopi, atau paling tidak air putih. Sebab sesuai namanya, dalam segala suasana makanan ini rawan membuat orang tersedak. Becce Laung memiliki ketahanan yang lama, bahkan anak-anak kuliah era 1990-an menjadikannya bekal kembali ke kota setelah pulang kampung. Becce Laung pun kerap dijadikan bekal ol...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dalam bahasa Bugis, namanya Becce Laung. Sakko-sakko jika dalam Bahasa Makassar yang artinya terdesak. Untuk menikmati kudapan unik khas Bugis ini harus didampingi teh, kopi, atau paling tidak air putih. Sebab sesuai namanya, dalam segala suasana makanan ini rawan membuat orang tersedak. Becce Laung memiliki ketahanan yang lama, bahkan anak-anak kuliah era 1990-an menjadikannya bekal kembali ke kota setelah pulang kampung. Becce Laung pun kerap dijadikan bekal oleh jamaah haji tempo dulu, saat itu perjalanan ke tanah suci masih menggunakan kapal laut sehingga memakan waktu cukup lama. Becce Laung berbahan [[beras]] 200 gram, 1/4 [[kelapa]] muda yang dihilangkan kulit arinya lalu diparut memanjang, dan satu sendok teh garam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Beras direndam semalaman, tiriskan, lalu giling hingga halus. &lt;br /&gt;
# Masukkan parutan kelapa dan garam untuk menambah rasa lalu campur hingga merata. &lt;br /&gt;
# Sangrai hingga warnanya kecokelatan dan wujudnya sudah seperti butiran-butiran. &lt;br /&gt;
# Sajikan bersama gula pasir. &lt;br /&gt;
# Beras giling atau tepung dibungkus dengan parutan-parutan kelapa.&lt;br /&gt;
# Jangan lupa padukan dengan teh, kopi, atau air putih untuk berjaga-jaga sebelum tersedak.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Co%27ri&amp;diff=3790</id>
		<title>Co&#039;ri</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Co%27ri&amp;diff=3790"/>
		<updated>2026-02-07T15:28:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Co&amp;#039;ri&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah makanan camilan dari Polewali Mandar, Sulawesi Selatan, khususnya di Desa Riso, Kecamatan Tapango. Camilan tradisional dengan sensasi rasa karamel ini terbilang unik karena disajikan dalam potongan bambu berukuran kecil.  Selain menambah cita rasa, penggunaan potongan bambu ini bertujuan agar camilan mirip karamel ini lebih tahan lama.  == Kategori == Kudapan  == Cara Pembuatan ==  # Nira yang disadap dari pohon aren dimasak menggunakan wajan d...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Co&#039;ri&#039;&#039;&#039; adalah makanan camilan dari Polewali Mandar, Sulawesi Selatan, khususnya di Desa Riso, Kecamatan Tapango. Camilan tradisional dengan sensasi rasa karamel ini terbilang unik karena disajikan dalam potongan bambu berukuran kecil.  Selain menambah cita rasa, penggunaan potongan bambu ini bertujuan agar camilan mirip karamel ini lebih tahan lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Nira yang disadap dari pohon [[aren]] dimasak menggunakan wajan di atas tungku tanah. &lt;br /&gt;
# Proses memasak berlangsung beberapa jam dan mengandalkan kayu sebagai bahan bakar.&lt;br /&gt;
# Nira aren dimasak hingga mendidih dan menyusut. &lt;br /&gt;
# Sebelum teksturnya berubah menjadi lebih padat, nira aren lalu dimasukkan ke dalam potongan bambu.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Beppa_Laiya&amp;diff=3789</id>
		<title>Beppa Laiya</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Beppa_Laiya&amp;diff=3789"/>
		<updated>2026-02-07T15:21:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Beppa Laiya adalah kue tradisional khas Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang memiliki cita rasa manis gurih dengan tekstur renyah di luar dan kenyal di dalam. Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan, gula merah, dan wijen, sering dibentuk seperti angka delapan, serta disajikan pada acara adat atau sebagai camilan. Terbuat dari campuran tepung ketan, tepung beras, gula merah (palm sugar), sedikit garam, vanili, dan wijen putih. Kudapan satu ini dikenal d...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Beppa Laiya adalah kue tradisional khas Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang memiliki cita rasa manis gurih dengan tekstur renyah di luar dan kenyal di dalam. Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan, gula merah, dan wijen, sering dibentuk seperti angka delapan, serta disajikan pada acara adat atau sebagai camilan. Terbuat dari campuran tepung ketan, tepung [[beras]], gula merah (palm sugar), sedikit garam, [[vanili]], dan wijen putih. Kudapan satu ini dikenal dapat bertahan lama tanpa bahan pengawet, menjadikannya oleh-oleh khas yang populer. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Sota&amp;diff=3788</id>
		<title>Sota</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Sota&amp;diff=3788"/>
		<updated>2026-02-07T15:18:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Sota&#039;&#039;&#039; adalah satu makanan unik yang berasal dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari ketan yang dicampur dengan parutan [[kelapa]]. Campuran tersebut kemudian dibentuk bulat kecil dan disajikan dalam wadah daun pisang. Sota biasanya dimakan sebagai makanan ringan atau camilan. Rasanya manis dan bertekstur kenyal, ini membuatnya menjadi favorit banyak orang. Sota seringkali disajikan dalam acara-acara adat, menambah nilai kultural dalam setiap gigitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Sota&amp;diff=3787</id>
		<title>Sota</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Sota&amp;diff=3787"/>
		<updated>2026-02-07T15:17:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sota&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah satu makanan unik yang berasal dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari ketan yang dicampur dengan parutan kelapa. Campuran tersebut kemudian dibentuk bulat kecil dan disajikan dalam wadah daun pisang. Sota biasanya dimakan sebagai makanan ringan atau camilan. Rasanya manis dan bertekstur kenyal, ini membuatnya menjadi favorit banyak orang. Sota seringkali disajikan dalam acara-acara adat, menambah nilai kultural dalam s...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Sota&#039;&#039;&#039; adalah satu makanan unik yang berasal dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari ketan yang dicampur dengan parutan [[kelapa]]. Campuran tersebut kemudian dibentuk bulat kecil dan disajikan dalam wadah daun pisang. Sota biasanya dimakan sebagai makanan ringan atau camilan. Rasanya manis dan bertekstur kenyal, ini membuatnya menjadi favorit banyak orang. Sota seringkali disajikan dalam acara-acara adat, menambah nilai kultural dalam setiap gigitan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Laha_Bette&amp;diff=3786</id>
		<title>Laha Bette</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Laha_Bette&amp;diff=3786"/>
		<updated>2026-02-07T15:08:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Laha Bete&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah makanan tradisional khas pesisir berbahan dasar ikan mairo atau ikan bete dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kuliner ini merupakan urap teri yang dicampur dengan kelapa parut sangrai, mangga serut, dan bumbu pedas, serta diakui sebagai Warisan Budaya tak Benda Indonesia pada 2021.   == Kategori == Makanan utama  == Cara Pembuatan ==  # Ikan dibersihkan, tulang dicabut, kemudian direndam air jeruk nipis atau cuka selama 30 menit hingga...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Laha Bete&#039;&#039;&#039; adalah makanan tradisional khas pesisir berbahan dasar ikan mairo atau ikan bete dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kuliner ini merupakan urap teri yang dicampur dengan [[kelapa]] parut sangrai, mangga serut, dan bumbu pedas, serta diakui sebagai Warisan Budaya tak Benda Indonesia pada 2021. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Ikan dibersihkan, tulang dicabut, kemudian direndam air jeruk nipis atau cuka selama 30 menit hingga daging memutih dan matang (tanpa dimasak api).&lt;br /&gt;
# Ikan dicampur dengan kelapa sangrai, mangga serut, daun kemangi, dan bumbu halus ([[cabe rawit]], bawang putih, garam, penyedap).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Ayam_Pallu_Cuka&amp;diff=3784</id>
		<title>Ayam Pallu Cuka</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Ayam_Pallu_Cuka&amp;diff=3784"/>
		<updated>2026-02-07T14:56:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Ayam Pallu Cuka (atau Nasu Cukka) adalah masakan khas Sulawesi Selatan, khususnya dari Suku Kajang/Bulukumba. &amp;#039;Pallu&amp;#039; berarti masak, &amp;#039;Cuka&amp;#039; berarti cuka, yang berarti ayam masak cuka. Sesuai namanya, hidangan ini bercita rasa asam segar dan gurih, sering menggunakan cuka aren alami atau nira lontar. Bumbu umumnya terdiri dari bawang merah, putih, kunyit, ketumbar, dan tumisan rempah.   == Kategori == Makanan utama  == Cara Pembuatan ==  # Bersihkan ayam, bisa dir...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Ayam Pallu Cuka (atau Nasu Cukka) adalah masakan khas Sulawesi Selatan, khususnya dari Suku Kajang/Bulukumba. &#039;Pallu&#039; berarti masak, &#039;Cuka&#039; berarti cuka, yang berarti ayam masak cuka. Sesuai namanya, hidangan ini bercita rasa asam segar dan gurih, sering menggunakan cuka [[aren]] alami atau nira lontar. Bumbu umumnya terdiri dari bawang merah, putih, [[kunyit]], ketumbar, dan tumisan rempah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Bersihkan ayam, bisa direndam cuka terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
# Tumis bumbu halus (bawang merah, bawang putih, kunyit, ketumbar) hingga wangi.&lt;br /&gt;
# Masukkan ayam, aduk hingga berubah warna.&lt;br /&gt;
# Tambahkan air secukupnya dan cuka.&lt;br /&gt;
# Masak hingga air menyusut, bumbu meresap, dan ayam empuk. Tambahkan garam/kaldu.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Toppa_Lada&amp;diff=3783</id>
		<title>Toppa Lada</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Toppa_Lada&amp;diff=3783"/>
		<updated>2026-02-07T14:48:26Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Toppa Lada merupakan hidangan daging khas Makassar. &amp;#039;Toppa&amp;#039; artinya irisan dan &amp;#039;Lada&amp;#039; artinya cabai, jadi Toppa Lada artinya adalah irisan cabai. Memiliki rasa pedas gurih berempah yang dimasak perlahan hingga bumbu berubah menjadi pekat. Toppa Lada paling enak dimakan dengan nasi hangat.   == Kategori == Makanan utama  == Cara Pembuatan ==  # Didihkan air secukupnya. Rebus daging bersama serai, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas. # Masak hingga air susut dan d...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Toppa Lada merupakan hidangan daging khas Makassar. &#039;Toppa&#039; artinya irisan dan &#039;Lada&#039; artinya cabai, jadi Toppa Lada artinya adalah irisan cabai. Memiliki rasa pedas gurih berempah yang dimasak perlahan hingga bumbu berubah menjadi pekat. Toppa Lada paling enak dimakan dengan nasi hangat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Didihkan air secukupnya. Rebus daging bersama serai, daun jeruk, daun salam, dan [[lengkuas]].&lt;br /&gt;
# Masak hingga air susut dan daging empuk.&lt;br /&gt;
# Panaskan minyak, tumis bumbu, aduk hingga harum dan matang.&lt;br /&gt;
# Tambahkan santan, [[kentang]] dan daging lalu didihkan.&lt;br /&gt;
# Tuangkan bumbu, seperti garam, merica, jintan, kaldu bubuk, gula merah dan air asam.&lt;br /&gt;
# Masak dengan api kecil selama bumbu meresap dan kuah susut lalu matikan api.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Coto_Kuda&amp;diff=3781</id>
		<title>Coto Kuda</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Coto_Kuda&amp;diff=3781"/>
		<updated>2026-02-07T14:40:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;[[Coto]] Kuda&#039;&#039;&#039; merupakan makanan khas Kabupaten Jeneponto yang berbahan dasar daging kuda. Jeneponto memiliki populasi kuda terbesar di Sulawesi Selatan dan terdapat Pasar Tolo yang merupakan pasar kuda terbesar yang ada di provinsi Sulawesi Selatan. Menurut sejarahnya, Coto Kuda pada awalnya hanya diperuntukkan untuk dihidangkan bagi Karaeng (sebutan raja atau bangsawan) di Tanah Turatea, Jeneponto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyantap Coto Kuda dapat dijadikan sebagai obat alternatif untuk penyembuhan penyakit asma, meningkatkan kekuatan vitalitas tubuh, epilepsy, menyembuhkan badan pegal-pegal dan linu tulang.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Coto_Kuda&amp;diff=3780</id>
		<title>Coto Kuda</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Coto_Kuda&amp;diff=3780"/>
		<updated>2026-02-07T14:37:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Coto Kuta&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan makanan khas Kabupaten Jeneponto yang berbahan dasar daging kuda. Jeneponto memiliki populasi kuda terbesar di Sulawesi Selatan dan terdapat Pasar Tolo yang merupakan pasar kuda terbesar yang ada di provinsi Sulawesi Selatan. Menurut sejarahnya, Coto Kuda pada awalnya hanya diperuntukkan untuk dihidangkan bagi Karaeng (sebutan raja atau bangsawan) di Tanah Turatea, Jeneponto.&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;[[Coto]] Kuta&#039;&#039;&#039; merupakan makanan khas Kabupaten Jeneponto yang berbahan dasar daging kuda. Jeneponto memiliki populasi kuda terbesar di Sulawesi Selatan dan terdapat Pasar Tolo yang merupakan pasar kuda terbesar yang ada di provinsi Sulawesi Selatan. Menurut sejarahnya, Coto Kuda pada awalnya hanya diperuntukkan untuk dihidangkan bagi Karaeng (sebutan raja atau bangsawan) di Tanah Turatea, Jeneponto.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kue_Uhu-uhu&amp;diff=3778</id>
		<title>Kue Uhu-uhu</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kue_Uhu-uhu&amp;diff=3778"/>
		<updated>2026-02-07T14:29:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Kue Uhu-uhu merupakan makanan khas Bulukumba yang terbuat dari adonan beras ketan dan dibuat menyerupai jaring-jaring dan dilumuri gula merah. Kue ini sekilas mirip dengan kue bannang-bannang yang ada di Kabupaten Bone ataupun Sinjai atau nennu-nennu di Kabupaten Soppeng. Namun bentuk dan cita rasanya sedikit berbeda, jika kue bannang-bannang dan nennu-nennu memiliki tekstur agak lebih garing, Kue uhu-uhu memilik tekstur yang sedikit basah. Namun, meskipun tekstu...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kue Uhu-uhu merupakan makanan khas Bulukumba yang terbuat dari adonan [[beras]] ketan dan dibuat menyerupai jaring-jaring dan dilumuri gula merah. Kue ini sekilas mirip dengan [[kue bannang-bannang]] yang ada di Kabupaten Bone ataupun Sinjai atau nennu-nennu di Kabupaten Soppeng. Namun bentuk dan cita rasanya sedikit berbeda, jika kue bannang-bannang dan nennu-nennu memiliki tekstur agak lebih garing, Kue uhu-uhu memilik tekstur yang sedikit basah. Namun, meskipun teksturnya lebih basah, kue ini tetap renyah saat dikunyah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Loka_Sattai&amp;diff=3776</id>
		<title>Loka Sattai</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Loka_Sattai&amp;diff=3776"/>
		<updated>2026-02-07T14:15:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Loka Sattai merupakan makanan yang tidak asing lagi bagi masyarakat Sulawesi Barat dan berbahan dasar pisang kepok muda. Loka Sattai sendiri mempunyai beberapa nama, misalnya masyarakat Polman menamainya Loka Anjoroi, Mamuju menamainya Loka Ro’do, sedang di Matra dan Mateng menamainya sesuai bahasa dan budaya masing-masing. Selain pisang kepok muda sebagai bahan dasar pembuatan makanan tradisional Loka Sattai ini, bahan dasar yang tidak kalah pentingnya adalah...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Loka Sattai merupakan makanan yang tidak asing lagi bagi masyarakat Sulawesi Barat dan berbahan dasar pisang kepok muda. Loka Sattai sendiri mempunyai beberapa nama, misalnya masyarakat Polman menamainya Loka Anjoroi, Mamuju menamainya Loka Ro’do, sedang di Matra dan Mateng menamainya sesuai bahasa dan budaya masing-masing. Selain pisang kepok muda sebagai bahan dasar pembuatan makanan tradisional Loka Sattai ini, bahan dasar yang tidak kalah pentingnya adalah santan [[kelapa]]. Makanan ini umumnya ditemukan pada acara Syukuran, acara adat perkawinan, dan acara rakyat lainnya. Loka sattai ini rasanya semakin enak jika dimakan atau dipadukan dengan ikan kering Toppa atau Ikan kering (ikan seribu) yang disambal dengan sambel [[terasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Pisang Kepok yang masih muda diurai satu persatu lalu direbus hingga matang. &lt;br /&gt;
# Sementara itu satu butir kelapa diparut halus dan dicampur air kemudian diperas dan diambil santannya. &lt;br /&gt;
# Air santan kelapa ini ditampung dalam satu wadah atau nampan lalu ditambahkan garam secukupnya. &lt;br /&gt;
# Selanjutnya pisang yang sudah matang tersebut diangkat atau ditiriskan dan dalam keadaan masih panas, pisang tersebut satu persatu dikupas kulitnya lalu dimasukkan atau dicampurkan ke dalam santan kelapa tadi.&lt;br /&gt;
# Adonan pisang dan santan kelapa diaduk terus menerus hingga menyatu dan perlahan-lahan hingga adonan menjadi kental. &lt;br /&gt;
# Adonan kental terjadi oleh karena panas yang tersimpan dalam pisang rebus perlahan – lahan memengaruhi santan kelapa. &lt;br /&gt;
# Adonan atau kuliner Loka Sattai siap untuk disajikan atau dihidangkan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kaloli&amp;diff=3775</id>
		<title>Kaloli</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kaloli&amp;diff=3775"/>
		<updated>2026-02-07T13:54:56Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Kaloli adalah makanan khas masyarakat Gantarang Keke Bantaeng, Sulawesi Selatan dan hanya dapat ditemukan pada saat hari raya dan upacara adat Gantarang Keke. Kaloli diolah menggunakan beras yang dibungkus menggunakan daun aren. Makanan ini bukan sekadar hidangan, tetapi juga mengandung nilai filosofis, yaitu ujungnya yang berbentuk passapu (penutup kepala masyarakat Bugis-Makassar), di dalamnya tersirat makna ikatan kekerabatan antarmasyarakat di Gantarang Keke...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kaloli adalah makanan khas masyarakat Gantarang Keke Bantaeng, Sulawesi Selatan dan hanya dapat ditemukan pada saat hari raya dan upacara adat Gantarang Keke. Kaloli diolah menggunakan [[beras]] yang dibungkus menggunakan daun [[aren]]. Makanan ini bukan sekadar hidangan, tetapi juga mengandung nilai filosofis, yaitu ujungnya yang berbentuk passapu (penutup kepala masyarakat Bugis-Makassar), di dalamnya tersirat makna ikatan kekerabatan antarmasyarakat di Gantarang Keke dan sekitarnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kategori&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan Utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara Pembuatan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Sebelum dimasak, tiga kaloli disatukan dan diikat dengan menggunakan daun aren. &lt;br /&gt;
# Kemudian baru dimasak dengan menggunakan kayu bakar. &lt;br /&gt;
# Kaloli biasanya disajikan dengan daging kuda dan sop.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Gagape&amp;diff=3772</id>
		<title>Gagape</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Gagape&amp;diff=3772"/>
		<updated>2026-02-07T13:14:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Gagape&#039;&#039;&#039; (sering disebut Ayam Gagape atau Gagape&#039; ) adalah masakan tradisional khas Bantaeng, Sulawesi Selatan, yang sering disajikan saat hari raya seperti Lebaran atau acara hajatan. Tampilan Gagape memiliki  kemiripan dengan opor ayam, tetapi rasanya lebih gurih dan tekstur kuahnya lebih kental. Salah satu bahan kunci yang membedakan gagape dari opor adalah penggunaan [[kelapa]] parut yang disangrai (serundeng) lalu ditumbuk halus, menambah aroma dan rasa gurih yang khas. Ayam yang digunakan umumnya menggunakan ayam kampung (seringkali ayam jantan) yang dipotong-potong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan Utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Potong ayam sesuai selera. Cuci bersih lalu kucuri jeruk nipis. Diamkan 5 menit dan bilas lagi.&lt;br /&gt;
# Siapkan kelapa parut sangrai hingga berwarna coklat.&lt;br /&gt;
# Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, serai, dan salam hingga harum.&lt;br /&gt;
# Masukkan ayam. Tumis ayam hingga berubah warna. Lalu tuang air, santan, kelapa sangrai, dan bumbu-bumbu penyadapp. Aduk dan masak hingga kuah menyusut dan ayam matang. Cek rasa.&lt;br /&gt;
# Sesaat sebelum diangkat, kucuri dengan jeruk nipis.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Gagape&amp;diff=3771</id>
		<title>Gagape</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Gagape&amp;diff=3771"/>
		<updated>2026-02-07T13:13:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Gagape&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (sering disebut Ayam Gagape atau Gagape&amp;#039; ) adalah masakan tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan, yang sering disajikan saat hari raya seperti Lebaran atau acara hajatan. Tampilan Gagape memiliki  kemiripan dengan opor ayam, tetapi rasanya lebih gurih dan tekstur kuahnya lebih kental. Salah satu bahan kunci yang membedakan gagape dari opor adalah penggunaan kelapa parut yang disangrai (serundeng) lalu ditumbuk halus, menambah aroma dan rasa guri...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Gagape&#039;&#039;&#039; (sering disebut Ayam Gagape atau Gagape&#039; ) adalah masakan tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan, yang sering disajikan saat hari raya seperti Lebaran atau acara hajatan. Tampilan Gagape memiliki  kemiripan dengan opor ayam, tetapi rasanya lebih gurih dan tekstur kuahnya lebih kental. Salah satu bahan kunci yang membedakan gagape dari opor adalah penggunaan [[kelapa]] parut yang disangrai (serundeng) lalu ditumbuk halus, menambah aroma dan rasa gurih yang khas. Ayam yang digunakan umumnya menggunakan ayam kampung (seringkali ayam jantan) yang dipotong-potong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan Utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Potong ayam sesuai selera. Cuci bersih lalu kucuri jeruk nipis. Diamkan 5 menit dan bilas lagi.&lt;br /&gt;
# Siapkan kelapa parut sangrai hingga berwarna coklat.&lt;br /&gt;
# Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, serai, dan salam hingga harum.&lt;br /&gt;
# Masukkan ayam. Tumis ayam hingga berubah warna. Lalu tuang air, santan, kelapa sangrai, dan bumbu-bumbu penyadapp. Aduk dan masak hingga kuah menyusut dan ayam matang. Cek rasa.&lt;br /&gt;
# Sesaat sebelum diangkat, kucuri dengan jeruk nipis.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Dempo_Durian&amp;diff=3770</id>
		<title>Dempo Durian</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Dempo_Durian&amp;diff=3770"/>
		<updated>2026-02-07T13:08:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Dempo durian (atau dampo/selai durian) adalah selai tradisional khas Sulawesi, terutama populer di Bulukumba dan Palopo. Selai ini terbuat dari daging buah durian yang dimasak lama dengan gula merah hingga mengental. Selai ini serbaguna untuk isian kue (nastar, roti maros), campuran makanan, atau olesan. Jika Dempo Durian dimasak hingga benar-benar kering dan disimpan di kulkas dalam wadah rapat, dempo durian dapat bertahan lama hingga 1 tahun.  == Kategori == Ma...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Dempo durian (atau dampo/selai durian) adalah selai tradisional khas Sulawesi, terutama populer di Bulukumba dan Palopo. Selai ini terbuat dari daging buah durian yang dimasak lama dengan [[Gula Merah|gula merah]] hingga mengental. Selai ini serbaguna untuk isian kue (nastar, [[Roti Maros|roti maros]]), campuran makanan, atau olesan. Jika Dempo Durian dimasak hingga benar-benar kering dan disimpan di kulkas dalam wadah rapat, dempo durian dapat bertahan lama hingga 1 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan pendamping&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Campurkan daging durian yang sudah dipisahkan dari bijinya dengan gula merah (kadang gula pasir)&lt;br /&gt;
# Lalu dimasak dengan api sedang selama 30-60 menit hingga berwarna coklat gelap, kental, dan berminyak.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Ayam_Tawaoloho&amp;diff=3769</id>
		<title>Ayam Tawaoloho</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Ayam_Tawaoloho&amp;diff=3769"/>
		<updated>2026-02-07T13:00:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Ayam Tawaoloho adalah kuliner khas kampung Pondidaha, Konawe, Sulawesi Tenggara. Menurut kalangan etnis Tolaki di Sulawesi Tenggara, makanan ini tidak mengandung kolestrol disebabkan cara penggolahannya tidak menggunakan rempah-rempah sebagaimana masakan lainnya. Ayam Tawaoloho berupa hidangan daging ayam berkuah bening yang terasa nikmat disantap saat ditemani semangkuk sinonggi.   == Kategori == Makanan Utama  == Cara Pembuatan ==  # Potong daging ayam sesuai u...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Ayam Tawaoloho adalah kuliner khas kampung Pondidaha, Konawe, Sulawesi Tenggara. Menurut kalangan etnis Tolaki di Sulawesi Tenggara, makanan ini tidak mengandung kolestrol disebabkan cara penggolahannya tidak menggunakan rempah-rempah sebagaimana masakan lainnya. Ayam Tawaoloho berupa hidangan daging ayam berkuah bening yang terasa nikmat disantap saat ditemani semangkuk [[sinonggi]]. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan Utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Potong daging ayam sesuai ukuran lalu cuci bersih hingga bau anyirnya hilang.&lt;br /&gt;
# Setelah dicuci bersih, masukkan ayam ke dalam panci. Tuangkan air secukupnya lalu masukkan garam secukupnya. Jangan lupa kasih petsin secukupnya.&lt;br /&gt;
# Setelah itu masukkan beberapa lembar daun kedondong hutan (tawaoloho) yang masih muda ke dalam panci yang berisi ayam. Rebus sampai mendidih. Masukkan bubuk merica secukupnya.&lt;br /&gt;
# Agar aroma masakan Ayam Tawaoloho semakin wangi, biasanya ditambahkan juga irisan [[tomat]] dan daun kemangi. Biarkan mendidih beberapa saat secara bersamaan di dalam panci.&lt;br /&gt;
# Setelah masak, angkat Ayam Tawaoloho dari panci lalu hidangkan saat masih hangat dengan semangkuk sinonggi.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kapusu_Nosu&amp;diff=3768</id>
		<title>Kapusu Nosu</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kapusu_Nosu&amp;diff=3768"/>
		<updated>2026-02-07T12:39:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kapusu Nosu&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah makanan tradisional khas Buton, Sulawesi Tenggara, berupa bubur jagung gurih yang terbuat dari jagung tua yang ditumbuk (nosu) hingga kulit arinya (kapusu) terkelupas. Makanan pokok ini diolah dengan mencampurkan santan dan garam, menghasilkan rasa gurih, tekstur padat, serta sering disajikan bersama ikan kering dan sambal. Sebagai makanan pokok, hidangan ini dimakan biasanya dimakan bersama sayur bening dan ikan kaholeo.  == Kategori ==...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Kapusu Nosu&#039;&#039;&#039; adalah makanan tradisional khas Buton, Sulawesi Tenggara, berupa bubur [[jagung]] gurih yang terbuat dari jagung tua yang ditumbuk (nosu) hingga kulit arinya (kapusu) terkelupas. Makanan pokok ini diolah dengan mencampurkan santan dan garam, menghasilkan rasa gurih, tekstur padat, serta sering disajikan bersama ikan kering dan sambal. Sebagai makanan pokok, hidangan ini dimakan biasanya dimakan bersama sayur bening dan ikan kaholeo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan Utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Jagung ditumbuk menggunakan lesung (&#039;&#039;nosu&#039;&#039;) untuk melepaskan kulit arinya.&lt;br /&gt;
# Lalu dicuci bersih, direbus hingga lunak, kemudian dimasak kembali dengan santan hingga kental&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Apang_Paranggi&amp;diff=3767</id>
		<title>Apang Paranggi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Apang_Paranggi&amp;diff=3767"/>
		<updated>2026-02-07T12:30:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Apang Paranggi atau juga dikenal dengan nama Bolu Paranggi. Kudapan ini menjadi salah satu bukti jejak Portugis di Kota Makassar di abad ke-17. Kendati Kesultanan Gowa-Tallo hanya memiliki hubungan diplomatik selama 125 tahun, Portugis banyak memengaruhi budaya lokal. Mulai dari serapan kosakata, nama tempat, termasuk kuliner.  Kata &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;bolu&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot; berasal dari bahasa Portugis &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;bolo&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;, yang juga berarti kue. Adapun &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;paranggi&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;, menurut Zainuddin Tika dalam buku...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Apang]] Paranggi atau juga dikenal dengan nama Bolu Paranggi. Kudapan ini menjadi salah satu bukti jejak Portugis di Kota Makassar di abad ke-17. Kendati Kesultanan Gowa-Tallo hanya memiliki hubungan diplomatik selama 125 tahun, Portugis banyak memengaruhi budaya lokal. Mulai dari serapan kosakata, nama tempat, termasuk kuliner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata &amp;quot;&#039;&#039;bolu&#039;&#039;&amp;quot; berasal dari bahasa Portugis &amp;quot;&#039;&#039;bolo&#039;&#039;&amp;quot;, yang juga berarti kue. Adapun &amp;quot;&#039;&#039;paranggi&#039;&#039;&amp;quot;, menurut Zainuddin Tika dalam buku &#039;&#039;Makassar Tempo Doeloe&#039;&#039; (Pustaka Taman Ilmu, 2019), adalah sebutan bahasa Makassar untuk Portugis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Pertama-tama, siapkan 250 gram tepung [[beras]], 250 mililiter air biasa, 100 mililiter santai plus 150 gram tapai [[singkong]] atau ragi, 150 mililiter air [[kelapa]], 150 gram gula merah, 50 gram gula pasir dan minyak goreng secukupnya.&lt;br /&gt;
# Masukkan tapai singkong, gula merah dan gula pasir ke dalam wadah. Campurkan ketiga bahan baku tersebut selama kira-kira sepuluh menit hingga semuanya tercampur rata.&lt;br /&gt;
# Setelah ketiga bahan tadi telah tercampur merata tambahkan air kelapa dan air biasa. Campurkan kembali adonan hingga akhirnya terasa halus. Lalu saring adonan untuk membuang ampas tapai singkong.&lt;br /&gt;
# Selanjutnya, campur adonan dengan air tapai dan tepung beras. Ulen selama sekitar 15 menit sampai adonan terlihat mengembang. &lt;br /&gt;
# Masukkan santan secara perlahan-lahan lalu aduk rata.&lt;br /&gt;
# Setelah adonan siap diolah, panaskan dandang dengan api kecil. Olesi mangkuk cetakan dengan sedikit minyak, kemudian isi seluruh cetakan dengan adonan. &lt;br /&gt;
# Masukkan ke dalam dandang, lalu kukus adonan selama 15 menit. Setelah masak, sajikan Apang Paranggi selagi masih hangat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Jagung_Marning&amp;diff=3760</id>
		<title>Jagung Marning</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Jagung_Marning&amp;diff=3760"/>
		<updated>2026-02-07T12:10:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Jagung Marning&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah camilan khas dari berbagai daerah di Indonesia, terutama populer di Makassar/Sulawesi Selatan, khususnya di Bantaeng dan Bulukumba dengan rasa gurih bawang klasik, serta Jawa Tengah (seperti Cilacap, Boyolali, Magetan). Memiliki beberapa varian pedas-manis, pedas, manis, dan original. Jadi, tidak ada satu daerah tunggal, tetapi beberapa daerah punya versi khas masing-masing.   Jagung marning atau marning jagung biasanya bertekstur reny...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;[[Jagung]] Marning&#039;&#039;&#039; adalah camilan khas dari berbagai daerah di Indonesia, terutama populer di Makassar/Sulawesi Selatan, khususnya di Bantaeng dan Bulukumba dengan rasa gurih bawang klasik, serta Jawa Tengah (seperti Cilacap, Boyolali, Magetan). Memiliki beberapa varian pedas-manis, pedas, manis, dan original. Jadi, tidak ada satu daerah tunggal, tetapi beberapa daerah punya versi khas masing-masing. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jagung marning atau marning jagung biasanya bertekstur renyah. Tekstur renyah marning ini tergantung dari cara mengolah jagungnya. Semakin lama proses perebusan, maka tekstur marning jagung akan semakin renyah. Untuk rasa asin, pengolahannya menguankan bahan lain, yaitu bawang putih dan garam. Rasa pedas dibuat dengan menambahkan cabai yang sudah dihaluskan. Sedangkan untuk rasa manis, ditambahkan dengan gula merah atau gula pasir, rasa pedas manis dihasilkan dari penambahan lebih banyak, yaitu bawang putih, cabai, garam, dan gula merah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Bulukumba, jagung marning bukan sekadar kudapan sehari-hari, makanan ini juga menjadi simbol kreativitas dan inovasi masyarakat Bulukumba. Bagi para wisatawan, mencicipi dan membawa pulang jagung marning menjadi pengalaman tak terlupakan yang memperkenalkan kekayaan rasa khas daerah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3743</id>
		<title>Benno</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3743"/>
		<updated>2026-02-07T10:48:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:WhatsApp Image 2026-02-03 at 11.39.51.jpg|jmpl|Benno. Foto: Katakerja]]&lt;br /&gt;
[[Jagung]] letup, dalam Bahasa Inggris &#039;&#039;Popcorn&#039;&#039;, Benno’ (Bugis), Lappo’ (Makassar), termasuk dalam makanan camilan semua generasi dari kalangan remaja sampai kanak-kanak. Seperti namanya, makanan ini berbahan dasar jagung, rasanya beragam da yang manis juga ada yang asin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benno sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, umumnya dibungkus dalam kantung plastik putih. Bisa juga membuat sendiri dengan cara mengaduk aduk jagung dalam sekam panas. Proses pembuatan jagung letup ini disebut &#039;&#039;maggoce&#039;&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
# Kumpulkan sekam dari tempat penggilingan padi,&lt;br /&gt;
# Kemudian buat seperti gunungan kecil, lalu bagian bawahnya dibakar. &lt;br /&gt;
# Setelah pembakaran, buatkan semacam liang kecil sebagai tempat pembuatan jagung letup. &lt;br /&gt;
# Jagungnya harus selalu diaduk. Tidak berapa lama, jagung berubah menjadi jagung letup alias ‘benno’ putih melompat keluar dari sekam. &lt;br /&gt;
# Tangan harus lincah mengeluarkan jagung letup dari sekam, jika agak terlambat bisa hangus.&lt;br /&gt;
Dalam modernisasi ini, telah menggunakan gas LPG menggunakan tabung, begini caranya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Biji jagung kering dimasukkan ke mulut tabung dengan ukuran tertentu, &lt;br /&gt;
# Kemudian lubang tabung ditutup erat&lt;br /&gt;
# Kemudian tabung dibakar atau dipanggang dengan api dari kompor minyak sambil diputar terus menerus. &lt;br /&gt;
# Setelah 15 – 30 menit, turunkan tabung dari kompor dan buka penutupnya. &lt;br /&gt;
# Pada saat penutup tabung dibuka, akan terdengar suara ledakan yang cukup besar jika berada dalam radius 10-20 meter. &lt;br /&gt;
# Bersamaan dengan suara ledakan itu, jagung letup berwarna putih dari mulut tabung akan berhamburan. &lt;br /&gt;
# Saat jagung letupnya masih panas dan hangat, segeralah membungkusnya perliter, atau per ½ liter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. 2018.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:WhatsApp_Image_2026-02-03_at_11.39.51.jpg&amp;diff=3742</id>
		<title>Berkas:WhatsApp Image 2026-02-03 at 11.39.51.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:WhatsApp_Image_2026-02-03_at_11.39.51.jpg&amp;diff=3742"/>
		<updated>2026-02-07T10:47:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Benno. Foto: Andi Tenri Pada&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Taiboka&amp;diff=3693</id>
		<title>Taiboka</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Taiboka&amp;diff=3693"/>
		<updated>2026-02-06T17:19:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Taiboka&#039;&#039;&#039; (atau tahiboka/tai boka/tahi minyak) adalah sambal khas Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Di Kalimantan disebut Tai Lala atau Areh. Berbahan dasar ampas atau sisa hasil pembuatan minyak [[kelapa]] tradisional. Secara harfiah, Tai minya&#039; atau Tai boka merujuk pada ampas minyak/sari pati santan kelapa yang dimasak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan pendamping&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Siapkan [[ampas minyak kelapa]] (taiboka).&lt;br /&gt;
# Tumis bumbu halus ([[Bawang Merah|bawang merah]], bawang putih, cabai) hingga harum.&lt;br /&gt;
# Masukkan taiboka, masak dengan api kecil hingga bumbu meresap.&lt;br /&gt;
# Tambahkan teri kering yang sudah digoreng, garam, dan sedikit air, aduk rata hingga matang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
Dapur Emmak. Sambal Taiboka Alias Blondo khas Sulawesi Selatan. YouTube.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Taiboka&amp;diff=3692</id>
		<title>Taiboka</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Taiboka&amp;diff=3692"/>
		<updated>2026-02-06T17:19:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Taiboka&#039;&#039;&#039; (atau tahiboka/tai boka/tahi minyak) adalah sambal khas Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Di Kalimantan disebut Tai Lala atau Areh. Berbahan dasar ampas atau sisa hasil pembuatan minyak [[kelapa]] tradisional. Secara harfiah, Tai minya&#039; atau Tai boka merujuk pada ampas minyak/sari pati santan kelapa yang dimasak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan pendamping&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Siapkan [[ampas minyak kelapa]] (taiboka).&lt;br /&gt;
# Tumis bumbu halus ([[Bawang Merah|bawang merah]], bawang putih, cabai) hingga harum.&lt;br /&gt;
# Masukkan taiboka, masak dengan api kecil hingga bumbu meresap.&lt;br /&gt;
# Tambahkan teri kering yang sudah digoreng, garam, dan sedikit air, aduk rata hingga matang.&lt;br /&gt;
Referensi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dapur Emmak. Sambal Taiboka Alias Blondo khas Sulawesi Selatan. YouTube.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Taiboka&amp;diff=3691</id>
		<title>Taiboka</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Taiboka&amp;diff=3691"/>
		<updated>2026-02-06T17:17:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Taiboka&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (atau tahiboka/tai boka/tahi minyak) adalah sambal khas Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Di Kalimantan disebut Tai Lala atau Areh. Berbahan dasar ampas atau sisa hasil pembuatan minyak kelapa tradisional. Secara harfiah, Tai minya&amp;#039; atau Tai boka merujuk pada ampas minyak/sari pati santan kelapa yang dimasak.   == Kategori == Makanan pendamping  == Cara Pembuatan ==  # Siapkan ampas minyak kelapa (taiboka). # Tumis bumbu halus (bawang merah, bawang...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Taiboka&#039;&#039;&#039; (atau tahiboka/tai boka/tahi minyak) adalah sambal khas Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Di Kalimantan disebut Tai Lala atau Areh. Berbahan dasar ampas atau sisa hasil pembuatan minyak [[kelapa]] tradisional. Secara harfiah, Tai minya&#039; atau Tai boka merujuk pada ampas minyak/sari pati santan kelapa yang dimasak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan pendamping&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Siapkan [[ampas minyak kelapa]] (taiboka).&lt;br /&gt;
# Tumis bumbu halus (bawang merah, bawang putih, cabai) hingga harum.&lt;br /&gt;
# Masukkan taiboka, masak dengan api kecil hingga bumbu meresap.&lt;br /&gt;
# Tambahkan teri kering yang sudah digoreng, garam, dan sedikit air, aduk rata hingga matang.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3688</id>
		<title>Benno</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3688"/>
		<updated>2026-02-06T17:05:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Jagung]] letup, dalam Bahasa Inggris &#039;&#039;Popcorn&#039;&#039;, Benno’ (Bugis), Lappo’ (Makassar), termasuk dalam makanan camilan semua generasi dari kalangan remaja sampai kanak-kanak. Seperti namanya, makanan ini berbahan dasar jagung, rasanya beragam da yang manis juga ada yang asin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benno sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, umumnya dibungkus dalam kantung plastik putih. Bisa juga membuat sendiri dengan cara mengaduk aduk jagung dalam sekam panas. Proses pembuatan jagung letup ini disebut &#039;&#039;maggoce&#039;&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
# Kumpulkan sekam dari tempat penggilingan padi,&lt;br /&gt;
# Kemudian buat seperti gunungan kecil, lalu bagian bawahnya dibakar. &lt;br /&gt;
# Setelah pembakaran, buatkan semacam liang kecil sebagai tempat pembuatan jagung letup. &lt;br /&gt;
# Jagungnya harus selalu diaduk. Tidak berapa lama, jagung berubah menjadi jagung letup alias ‘benno’ putih melompat keluar dari sekam. &lt;br /&gt;
# Tangan harus lincah mengeluarkan jagung letup dari sekam, jika agak terlambat bisa hangus.&lt;br /&gt;
Dalam modernisasi ini, telah menggunakan gas LPG menggunakan tabung, begini caranya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Biji jagung kering dimasukkan ke mulut tabung dengan ukuran tertentu, &lt;br /&gt;
# Kemudian lubang tabung ditutup erat&lt;br /&gt;
# Kemudian tabung dibakar atau dipanggang dengan api dari kompor minyak sambil diputar terus menerus. &lt;br /&gt;
# Setelah 15 – 30 menit, turunkan tabung dari kompor dan buka penutupnya. &lt;br /&gt;
# Pada saat penutup tabung dibuka, akan terdengar suara ledakan yang cukup besar jika berada dalam radius 10-20 meter. &lt;br /&gt;
# Bersamaan dengan suara ledakan itu, jagung letup berwarna putih dari mulut tabung akan berhamburan. &lt;br /&gt;
# Saat jagung letupnya masih panas dan hangat, segeralah membungkusnya perliter, atau per ½ liter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. 2018.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3687</id>
		<title>Benno</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3687"/>
		<updated>2026-02-06T17:03:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: /* Cara Pembuatan */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Jagung]] letup, dalam Bahasa Inggris &#039;&#039;Popcorn&#039;&#039;, Benno’ (Bugis), Lappo’ (Makassar), termasuk dalam makanan camilan semua generasi dari kalangan remaja sampai kanak-kanak. Seperti namanya, makanan ini berbahan dasar jagung, rasanya beragam da yang manis juga ada yang asin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benno sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, umumnya dibungkus dalam kantung plastik putih. Bisa juga membuat sendiri dengan cara mengaduk aduk jagung dalam sekam panas. Proses pembuatan jagung letup ini disebut &#039;&#039;maggoce&#039;&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
# Kumpulkan sekam dari tempat penggilingan padi,&lt;br /&gt;
# Kemudian buat seperti gunungan kecil, lalu bagian bawahnya dibakar. &lt;br /&gt;
# Setelah pembakaran, buatkan semacam liang kecil sebagai tempat pembuatan jagung letup. &lt;br /&gt;
# Jagungnya harus selalu diaduk. Tidak berapa lama, jagung berubah menjadi jagung letup alias ‘benno’ putih melompat keluar dari sekam. &lt;br /&gt;
# Tangan harus lincah mengeluarkan jagung letup dari sekam, jika agak terlambat bisa hangus.&lt;br /&gt;
Dalam modernisasi ini, telah menggunakan gas LPG menggunakan tabung, begini caranya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Biji jagung kering dimasukkan ke mulut tabung dengan ukuran tertentu, &lt;br /&gt;
# Kemudian lubang tabung ditutup erat&lt;br /&gt;
# Kemudian tabung dibakar atau dipanggang dengan api dari kompor minyak sambil diputar terus menerus. &lt;br /&gt;
# Setelah 15 – 30 menit, turunkan tabung dari kompor dan buka penutupnya. &lt;br /&gt;
# Pada saat penutup tabung dibuka, akan terdengar suara ledakan yang cukup besar jika berada dalam radius 10-20 meter. &lt;br /&gt;
# Bersamaan dengan suara ledakan itu, jagung letup berwarna putih dari mulut tabung akan berhamburan. &lt;br /&gt;
# Saat jagung letupnya masih panas dan hangat, segeralah membungkusnya perliter, atau per ½ liter.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3686</id>
		<title>Benno</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3686"/>
		<updated>2026-02-06T16:59:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: /* Kategori */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Jagung]] letup, dalam Bahasa Inggris &#039;&#039;Popcorn&#039;&#039;, Benno’ (Bugis), Lappo’ (Makassar), termasuk dalam makanan camilan semua generasi dari kalangan remaja sampai kanak-kanak. Seperti namanya, makanan ini berbahan dasar jagung, rasanya beragam da yang manis juga ada yang asin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benno sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, umumnya dibungkus dalam kantung plastik putih. Bisa juga membuat sendiri dengan cara mengaduk aduk jagung dalam sekam panas. Proses pembuatan jagung letup ini disebut &#039;&#039;maggoce&#039;&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Kudapan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
# Kumpulkan sekam dari tempat penggilingan padi,&lt;br /&gt;
# Kemudian buat seperti gunungan kecil, lalu bagian bawahnya dibakar. &lt;br /&gt;
# Setelah pembakaran, buatkan semacam liang kecil sebagai tempat pembuatan jagung letup. &lt;br /&gt;
# Jagungnya harus selalu diaduk. Tidak berapa lama, jagung berubah menjadi jagung letup alias ‘benno’ putih melompat keluar dari sekam. &lt;br /&gt;
# Tangan harus lincah mengeluarkan jagung letup dari sekam, jika agak terlambat bisa hangus.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3685</id>
		<title>Benno</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3685"/>
		<updated>2026-02-06T16:58:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Jagung]] letup, dalam Bahasa Inggris &#039;&#039;Popcorn&#039;&#039;, Benno’ (Bugis), Lappo’ (Makassar), termasuk dalam makanan camilan semua generasi dari kalangan remaja sampai kanak-kanak. Seperti namanya, makanan ini berbahan dasar jagung, rasanya beragam da yang manis juga ada yang asin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benno sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, umumnya dibungkus dalam kantung plastik putih. Bisa juga membuat sendiri dengan cara mengaduk aduk jagung dalam sekam panas. Proses pembuatan jagung letup ini disebut &#039;&#039;maggoce&#039;&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Camilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
# Kumpulkan sekam dari tempat penggilingan padi,&lt;br /&gt;
# Kemudian buat seperti gunungan kecil, lalu bagian bawahnya dibakar. &lt;br /&gt;
# Setelah pembakaran, buatkan semacam liang kecil sebagai tempat pembuatan jagung letup. &lt;br /&gt;
# Jagungnya harus selalu diaduk. Tidak berapa lama, jagung berubah menjadi jagung letup alias ‘benno’ putih melompat keluar dari sekam. &lt;br /&gt;
# Tangan harus lincah mengeluarkan jagung letup dari sekam, jika agak terlambat bisa hangus.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3684</id>
		<title>Benno</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Benno&amp;diff=3684"/>
		<updated>2026-02-06T16:57:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Jagung letup, dalam Bahasa Inggris &amp;#039;&amp;#039;Popcorn&amp;#039;&amp;#039;, Benno’ (Bugis), Lappo’ (Makassar), termasuk dalam makanan camilan semua generasi dari kalangan remaja sampai kanak-kanak. Seperti namanya, makanan ini berbahan dasar jagung, rasanya beragam da yang manis juga ada yang asin.   Benno sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, umumnya dibungkus dalam kantung plastik putih. Bisa juga membuat sendiri dengan cara mengaduk aduk jagung dalam sekam panas. Proses...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Jagung]] letup, dalam Bahasa Inggris &#039;&#039;Popcorn&#039;&#039;, Benno’ (Bugis), Lappo’ (Makassar), termasuk dalam makanan camilan semua generasi dari kalangan remaja sampai kanak-kanak. Seperti namanya, makanan ini berbahan dasar jagung, rasanya beragam da yang manis juga ada yang asin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benno sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, umumnya dibungkus dalam kantung plastik putih. Bisa juga membuat sendiri dengan cara mengaduk aduk jagung dalam sekam panas. Proses pembuatan jagung letup ini disebut &#039;&#039;maggoce&#039;&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kategori&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Camilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara Pembuatan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Kumpulkan sekam dari tempat penggilingan padi,&lt;br /&gt;
# Kemudian buat seperti gunungan kecil, lalu bagian bawahnya dibakar. &lt;br /&gt;
# Setelah pembakaran, buatkan semacam liang kecil sebagai tempat pembuatan jagung letup. &lt;br /&gt;
# Jagungnya harus selalu diaduk. Tidak berapa lama, jagung berubah menjadi jagung letup alias ‘benno’ putih melompat keluar dari sekam. &lt;br /&gt;
# Tangan harus lincah mengeluarkan jagung letup dari sekam, jika agak terlambat bisa hangus.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kasube&amp;diff=3681</id>
		<title>Kasube</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kasube&amp;diff=3681"/>
		<updated>2026-02-06T16:46:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kasube juga menjadi salah satu makanan tradisional khas Toraja. Berbeda dengan [[Pa&#039;karing]] atau [[Pa&#039;piong]], Kasube terbuat dari ketan atau ketan hitam. Memiliki rasa yang padat dan wangi karena dibungkus dengan daun bambu. Uniknya, varian rasa Kasube ini berbeda-beda sesuai dengan siapa pembuatnya. Ada yang manis menggunakan gula, juga ada yang asin menggunakan garam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasube sangat jarang di temui bahkan hampir tidak ada yang menjualnya. Namun Kasube ini biasanya dibuat oleh masyarakat Toraja ketika ada acara syukuran, natalan, dan acara-acara kegembiraan lainnya. Kasube Cocok disajikan bersama dengan [[kopi Toraja]] atau teh.[https://ronaldtadung.blogspot.com/2017/06/]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Siapakan ketan/ketan hitam&lt;br /&gt;
# Campur dengan garam atau gula dan tambahkan sedikit dengan parutan [[kelapa]].&lt;br /&gt;
# Lalu bungkus menggunakan daun bambu dan di ikat, kemudian di kukus sampai matang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
# Ronald Tanjung Blog. Kasube (Makanan Khas Toraja). 2017.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kasube&amp;diff=3680</id>
		<title>Kasube</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kasube&amp;diff=3680"/>
		<updated>2026-02-06T16:46:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Kasube juga menjadi salah satu makanan tradisional khas Toraja. Berbeda dengan Pa&amp;#039;karing atau Pa&amp;#039;piong, Kasube terbuat dari ketan atau ketan hitam. Memiliki rasa yang padat dan wangi karena dibungkus dengan daun bambu. Uniknya, varian rasa Kasube ini berbeda-beda sesuai dengan siapa pembuatnya. Ada yang manis menggunakan gula, juga ada yang asin menggunakan garam.   Kasube sangat jarang di temui bahkan hampir tidak ada yang menjualnya. Namun Kasube ini biasanya d...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kasube juga menjadi salah satu makanan tradisional khas Toraja. Berbeda dengan [[Pa&#039;karing]] atau [[Pa&#039;piong]], Kasube terbuat dari ketan atau ketan hitam. Memiliki rasa yang padat dan wangi karena dibungkus dengan daun bambu. Uniknya, varian rasa Kasube ini berbeda-beda sesuai dengan siapa pembuatnya. Ada yang manis menggunakan gula, juga ada yang asin menggunakan garam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasube sangat jarang di temui bahkan hampir tidak ada yang menjualnya. Namun Kasube ini biasanya dibuat oleh masyarakat Toraja ketika ada acara syukuran, natalan, dan acara-acara kegembiraan lainnya. Kasube Cocok disajikan bersama dengan [[kopi Toraja]] atau teh.[https://ronaldtadung.blogspot.com/2017/06/]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Siapakan ketan/ketan hitam&lt;br /&gt;
# Campur dengan garam atau gula dan tambahkan sedikit dengan parutan [[kelapa]].&lt;br /&gt;
# Lalu bungkus menggunakan daun bambu dan di ikat, kemudian di kukus sampai matang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Ronald Tanjung Blog. Kasube (Makanan Khas Toraja). 2017.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Pokon_toraja.jpg&amp;diff=3679</id>
		<title>Berkas:Pokon toraja.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Pokon_toraja.jpg&amp;diff=3679"/>
		<updated>2026-02-06T16:44:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kasube&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Pa%27karing&amp;diff=3678</id>
		<title>Pa&#039;karing</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Pa%27karing&amp;diff=3678"/>
		<updated>2026-02-06T16:31:03Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;Pa&amp;#039;karing adalah kuliner khas Toraja, Sulawesi Selatan, berupa dendeng yang diproses melalui pengasapan (serupa se&amp;#039;i) sehingga aromatik, berbumbu rempah, dan tahan lama. Umumnya terbuat dari daging babi (pa&amp;#039;karing duku&amp;#039; bai). Namun, ada juga yang menggunakan daging kerbau (pa&amp;#039;karing tedong), dan sering dijadikan oleh-oleh khas Toraja.   == Kategori == Makanan utama  == Cara Pembuatan ==  # Daging babi diiris kecil-kecil seperti dadu. # Lalu dimasukkan ke wajan ya...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pa&#039;karing adalah kuliner khas Toraja, Sulawesi Selatan, berupa dendeng yang diproses melalui pengasapan (serupa [[se&#039;i]]) sehingga aromatik, berbumbu rempah, dan tahan lama. Umumnya terbuat dari daging babi (pa&#039;karing [[duku]]&#039; bai). Namun, ada juga yang menggunakan daging kerbau (pa&#039;karing tedong), dan sering dijadikan oleh-oleh khas Toraja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori ==&lt;br /&gt;
Makanan utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Daging babi diiris kecil-kecil seperti dadu.&lt;br /&gt;
# Lalu dimasukkan ke wajan yang sudah berisi potongan pete yang sudah dikupas serta cabai yang sudah diuleg.&lt;br /&gt;
# Kemudian masukkan bumbu dapur dan aduk dendeng.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa cara untuk memasak dendeng babi atau kerbau. Ada yang dimasak dengan daun ubi kayu ([[singkong]]), daun pepaya atau dicampur dengan nangka yang dimasak dengan santan. Versi praktisnya, dendeng babi dibakar lalu dimakan dengan sambal uleg.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Sokkol_Lameaju&amp;diff=3671</id>
		<title>Sokkol Lameaju</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Sokkol_Lameaju&amp;diff=3671"/>
		<updated>2026-02-06T15:23:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:Whats app image 2025 07 10 at 22 46 juj3etf7i9.17.jpg|jmpl|Foto: Nusantara Food Biodiversity]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sokkol Lameaju&#039;&#039; sebuah makanan khas masyarakat Suku Mandar, biasanya dibuat ketika masyarakat Mandar akan mengadakan acara keluarga. Namun, tidak jarang juga diolah dalam keseharian ketika lagi dalam kesulitan mendapatkan [[beras]]. Sesuai namanya, makanan ini berbahan utama ubi kayu atau [[singkong]]. &#039;&#039;Sokkol lameaju&#039;&#039; ini sangat bermanfaat kepada orang yang memiliki riwayat penyakit gula.&amp;lt;ref&amp;gt;[https://budaya-indonesia.org/Sokkol-Lameaju]&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori: ==&lt;br /&gt;
Makanan utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Ubi diparut kemudian di kukus bersama dengan [[kacang hijau]]&lt;br /&gt;
# Berikan [[kelapa]] parut secukupnya&lt;br /&gt;
# Kemudian diberi sedikit garam biar terasa nikmat. &lt;br /&gt;
# Setelah semuanya masak, Sokkol Lameaju siap untuk disantap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. &#039;&#039;Sokkol Lameaju&#039;&#039;. 2018&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Whats_app_image_2025_07_10_at_22_46_juj3etf7i9.17.jpg&amp;diff=3670</id>
		<title>Berkas:Whats app image 2025 07 10 at 22 46 juj3etf7i9.17.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Whats_app_image_2025_07_10_at_22_46_juj3etf7i9.17.jpg&amp;diff=3670"/>
		<updated>2026-02-06T15:23:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Foto: Nusantara Food Biodiversity&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Sokkol_Lameaju&amp;diff=3667</id>
		<title>Sokkol Lameaju</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Sokkol_Lameaju&amp;diff=3667"/>
		<updated>2026-02-06T15:20:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;Sokkol Lameaju&#039;&#039; sebuah makanan khas masyarakat Suku Mandar, biasanya dibuat ketika masyarakat Mandar akan mengadakan acara keluarga. Namun, tidak jarang juga diolah dalam keseharian ketika lagi dalam kesulitan mendapatkan [[beras]]. Sesuai namanya, makanan ini berbahan utama ubi kayu atau [[singkong]]. &#039;&#039;Sokkol lameaju&#039;&#039; ini sangat bermanfaat kepada orang yang memiliki riwayat penyakit gula.&amp;lt;ref&amp;gt;[https://budaya-indonesia.org/Sokkol-Lameaju]&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori: ==&lt;br /&gt;
Makanan utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Ubi diparut kemudian di kukus bersama dengan [[kacang hijau]]&lt;br /&gt;
# Berikan [[kelapa]] parut secukupnya&lt;br /&gt;
# Kemudian diberi sedikit garam biar terasa nikmat. &lt;br /&gt;
# Setelah semuanya masak, Sokkol Lameaju siap untuk disantap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. &#039;&#039;Sokkol Lameaju&#039;&#039;. 2018&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Sokkol_Lameaju&amp;diff=3666</id>
		<title>Sokkol Lameaju</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Sokkol_Lameaju&amp;diff=3666"/>
		<updated>2026-02-06T15:12:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sokkol Lameaju&amp;#039;&amp;#039; sebuah makanan khas masyarakat Suku Mandar, biasanya dibuat ketika masyarakat Mandar akan mengadakan acara keluarga. Namun, tidak jarang juga diolah dalam keseharian ketika lagi dalam kesulitan mendapatkan beras. Sesuai namanya, makanan ini berbahan utama ubi kayu atau singkong. &amp;#039;&amp;#039;Sokkol lameaju&amp;#039;&amp;#039; ini sangat bermanfaat kepada orang yang memiliki riwayat penyakit gula.  == Kategori: == Makanan utama  == Cara Pembuatan ==  # Ubi diparut kemudian...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;Sokkol Lameaju&#039;&#039; sebuah makanan khas masyarakat Suku Mandar, biasanya dibuat ketika masyarakat Mandar akan mengadakan acara keluarga. Namun, tidak jarang juga diolah dalam keseharian ketika lagi dalam kesulitan mendapatkan [[beras]]. Sesuai namanya, makanan ini berbahan utama ubi kayu atau [[singkong]]. &#039;&#039;Sokkol lameaju&#039;&#039; ini sangat bermanfaat kepada orang yang memiliki riwayat penyakit gula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kategori: ==&lt;br /&gt;
Makanan utama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Ubi diparut kemudian di kukus bersama dengan [[kacang hijau]]&lt;br /&gt;
# Berikan [[kelapa]] parut secukupnya&lt;br /&gt;
# Kemudian diberi sedikit garam biar terasa nikmat. &lt;br /&gt;
# Setelah semuanya masak, Sokkol Lameaju siap untuk disantap.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kue_Dange&amp;diff=3531</id>
		<title>Kue Dange</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kue_Dange&amp;diff=3531"/>
		<updated>2026-01-30T07:38:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kue [[Dange]] adalah makanan khas dari daerah Pangkep, Sulawesi Selatan yang terletak di jalan poros Makassar- Pare-Pare, Km 83 di Desa Boddie Kecamatan Mandalle. Kue ini terbuat dari bahan-bahan ketan hitam atau putih, [[Gula Merah|gula merah]], parutan [[kelapa]] yang kemudian dimasukkan kedalam cetakan yang terbuat dari tanah liat kemudian dipanggang diatas bara api. Proses pembakaran tidak lama, cukup 5-10 menit dan Kue Dange yang legit sudah bisa dinikmati.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Kategori:Sulawesi Selatan]]&lt;br /&gt;
[[Kategori:Olahan Pangan]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kue_Dange&amp;diff=3530</id>
		<title>Kue Dange</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kue_Dange&amp;diff=3530"/>
		<updated>2026-01-30T07:37:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Putri.ayu: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kue [[Dange]] adalah makanan khas dari daerah Pangkep, Sulawesi Selatan yang terletak di jalan poros Makassar- Pare-Pare, Km 83 di Desa Boddie Kecamatan Mandalle. Kue ini terbuat dari bahan-bahan ketan hitam atau putih, gula merah, parutan [[kelapa]] yang kemudian dimasukkan kedalam cetakan yang terbuat dari tanah liat kemudian dipanggang diatas bara api. Proses pembakaran tidak lama, cukup 5-10 menit dan Kue Dange yang legit sudah bisa dinikmati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Kategori:Sulawesi Selatan]]&lt;br /&gt;
[[Kategori:Olahan Pangan]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Putri.ayu</name></author>
	</entry>
</feed>