<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wikipangan.id/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Neza.azhara</id>
	<title>WikiPangan - Kontribusi pengguna [id]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wikipangan.id/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Neza.azhara"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/wiki/Istimewa:Kontribusi_pengguna/Neza.azhara"/>
	<updated>2026-04-05T11:20:26Z</updated>
	<subtitle>Kontribusi pengguna</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.40.1</generator>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kacang_hijau&amp;diff=2931</id>
		<title>Kacang hijau</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kacang_hijau&amp;diff=2931"/>
		<updated>2025-11-29T13:54:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: Kacang hijau&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:Kcang hijau.jpg|jmpl|https://rri.co.id/kesehatan/755642/manfaat-kacang-hijau-untuk-kesehatan]]&lt;br /&gt;
Kacang hijau (&#039;&#039;Vigna radiata&#039;&#039;), tanaman polong-polongan dari famili kacang-kacangan (Fabaceae), ditanam untuk diambil bijinya yang dapat dimakan dan tunas mudanya. Kacang hijau kemungkinan besar berasal dari anak benua India dan dibudidayakan secara luas di Asia untuk digunakan dalam berbagai hidangan manis dan gurih, terutama di India, Tiongkok, Korea, dan Thailand. Kacang hijau juga tumbuh di daerah tropis dan subtropis yang relatif kering, termasuk Karibia dan sebagian Afrika. Seperti kacang-kacangan kuliner lainnya, kacang hijau kaya akan serat pangan dan protein serta merupakan sumber zat besi, magnesium, kalium, dan sejumlah asam amino esensial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &#039;&#039;&#039;Kegunaan&#039;&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
Kacangnya sendiri dimasak segar atau kering dan memiliki rasa yang ringan dan sedikit manis. Kacang ini sering digunakan dalam kari, sup, dan bubur, sementara bijinya yang dibelah dibuat menjadi dal di seluruh anak benua India. Kacang yang difermentasi digunakan sebagai bahan dalam sejumlah hidangan. Kacang kering dapat diolah menjadi tepung bertepung yang digunakan untuk membuat roti atau mi kacang hijau transparan. Pasta kacang hijau digunakan untuk membuat makanan penutup beku di sejumlah negara Asia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bijinya mudah berkecambah, dan biji segar yang baru berkecambah terkadang digunakan sebagai topping salad. Umumnya, tauge dipanen setelah beberapa hari pertumbuhan dan dimakan mentah atau dimasak dalam tumisan, roti lapis, atau sup. Polong biji yang belum matang dan daun mudanya juga dimakan sebagai sayuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di bidang pertanian, kacang hijau sangat berharga sebagai tanaman penyubur tanah dan bermanfaat sebagai  tanaman penutup tanah  serta  pupuk hijau. Kacang hijau, kultivar berbiji kuning dengan hasil rendah, sering ditanam untuk tujuan ini. Tanaman ini juga digunakan sebagai pakan ternak.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Kcang_hijau.jpg&amp;diff=2930</id>
		<title>Berkas:Kcang hijau.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Kcang_hijau.jpg&amp;diff=2930"/>
		<updated>2025-11-29T13:47:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;https://rri.co.id/kesehatan/755642/manfaat-kacang-hijau-untuk-kesehatan&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Bayam&amp;diff=2928</id>
		<title>Bayam</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Bayam&amp;diff=2928"/>
		<updated>2025-11-29T13:28:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Tanaman bayam (Amaranthus sp. L) termasuk dalam famili Amaranthaceae dan merupakan salah satu jenis sayuran daun daerah tropis penting, seperti di Indonesia. Bayam biasanya dikonsumsi sebagai sayuran hijau dan banyak mengandung vitamin serta mineral. Bayam yang terkenal dengan nama ilmiah Amaranthus sp sudah banyak dipromosikan sebagai sayuran yang banyak mengandung gizi bagi penduduk di negara yang sedang berkembang. Karena tanaman bayam memiliki kandungan gizi yang tinggi, maka sayuran bayam sering disebut sebagai raja sayuran atau king of vegetable. (Sunarjono, 2014). Tanaman bayam yang kini sudah dikenal di seluruh penjuru dunia, menurut penelusuran dari sejarah bayam ternyata tanaman bayam berasal dari daerah Amerika Tropika. Dalam perkembangan selanjutnya, dikawasan Amerika Latintanaman bayam dipromosikan sebagai bahan pangan sumber protein, terutama bagi negara-negara berkembang. Masuknya tanaman bayam ke Indonesia bersamaan dengan lalu lintas perdagangan luar negeri yang memasarkan barang dagangan ke Indonesia pada abad XIX atau sekitar tahun 1900.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &#039;&#039;&#039;Karakteristik dan jenis bayam&#039;&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Asal: Amerika tropis, kini telah tersebar ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;
* Tampilan: Merupakan tumbuhan semak yang tumbuh tegak, memiliki batang berserat, dan daun berbentuk oval atau memanjang yang bisa berwarna hijau atau hijau kemerahan.&lt;br /&gt;
* Jenis:&lt;br /&gt;
** [[Berkas:Bayam.jpg|jmpl|Foto bayam.]]Bayam petik: Berdaun lebar, tumbuh tegak, dan biasanya diolah menjadi lalapan atau urap.&lt;br /&gt;
** Bayam cabut: Berukuran lebih kecil, ditanam untuk waktu singkat, dan cocok untuk sup encer.&lt;br /&gt;
** Varietas lain: Bayam duri (&#039;&#039;A. spinosus&#039;&#039;) dan bayam kakap (&#039;&#039;A. hybridus&#039;&#039;) adalah jenis lain yang juga dimanfaatkan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Ubi_ungu&amp;diff=2927</id>
		<title>Ubi ungu</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Ubi_ungu&amp;diff=2927"/>
		<updated>2025-11-29T13:27:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: ubi ungu&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya pangan, memiliki berbagai pilihan makanan bergizi yang melimpah. Salah satu yang menonjol adalah umbi-umbian, khususnya ubi jalar (&#039;&#039;Ipomoea batatas L&#039;&#039;). Meskipun selama ini ubi jalar sering dipandang sebelah mata dan dianggap sebagai pangan kelas bawah, sebenarnya ubi jalar memiliki potensi besar yang signifikan dari segi ekonomi dan sosial. Dengan meningkatnya kesadaran akan gizi dan keberlanjutan, ubi jalar berpotensi menjadi solusi pangan yang efektif untuk masa depan, baik sebagai makanan sehari-hari maupun sebagai bahan baku industri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ubi jalar ungu, yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, telah menjadi bahan makanan pokok dalam berbagai budaya selama berabad-abad. Ubi ini memiliki warna ungu yang khas, disebabkan oleh kandungan fitokimia seperti antosianin, yang tidak hanya memberikan warna, tetapi juga berfungsi sebagai senyawa dengan sifat antioksidan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai salah satu sumber karbohidrat utama setelah padi, [[jagung]], dan [[singkong]], ubi jalar ungu berperan penting dalam penyediaan bahan pangan, bahan baku industri, dan pakan ternak. Potensinya untuk menggantikan komponen utama dalam pangan menjadikannya relevan dalam diversifikasi pangan dan pengembangan industri pertanian yang berkelanjutan.&lt;br /&gt;
[[Berkas:Ubi ungu.jpg|jmpl|Foto Ubi ungu neza adela azhara]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &#039;&#039;&#039;Manfaat Kesehatan Ubi Jalar Ungu&#039;&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
1. Tinggi Antioksidan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Menjaga Kesehatan Jantung&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Mengatur Gula Darah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Meningkatkan daya ingat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Mendukung Kesehatan Pencernaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam 100 gram ubi jalar ungu, kita dapat menemukan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Energi: 82 kkal&lt;br /&gt;
* Protein: 2,36 gram&lt;br /&gt;
* Lemak: 0,05 gram&lt;br /&gt;
* Karbohidrat: 18,26 gram&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kandungan gizi yang bermanfaat ini menjadikan ubi jalar ungu sebagai pilihan yang baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Ubi_ungu.jpg&amp;diff=2926</id>
		<title>Berkas:Ubi ungu.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Ubi_ungu.jpg&amp;diff=2926"/>
		<updated>2025-11-29T13:26:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Foto ubi ungu&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Bayam&amp;diff=2925</id>
		<title>Bayam</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Bayam&amp;diff=2925"/>
		<updated>2025-11-29T13:19:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: Bayam&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Tanaman bayam (Amaranthus sp. L) termasuk dalam famili Amaranthaceae dan merupakan salah satu jenis sayuran daun daerah tropis penting, seperti di Indonesia. Bayam biasanya dikonsumsi sebagai sayuran hijau dan banyak mengandung vitamin serta mineral. Bayam yang terkenal dengan nama ilmiah Amaranthus sp sudah banyak dipromosikan sebagai sayuran yang banyak mengandung gizi bagi penduduk di negara yang sedang berkembang. Karena tanaman bayam memiliki kandungan gizi yang tinggi, maka sayuran bayam sering disebut sebagai raja sayuran atau king of vegetable. (Sunarjono, 2014). Tanaman bayam yang kini sudah dikenal di seluruh penjuru dunia, menurut penelusuran dari sejarah bayam ternyata tanaman bayam berasal dari daerah Amerika Tropika. Dalam perkembangan selanjutnya, dikawasan Amerika Latintanaman bayam dipromosikan sebagai bahan pangan sumber protein, terutama bagi negara-negara berkembang. Masuknya tanaman bayam ke Indonesia bersamaan dengan lalu lintas perdagangan luar negeri yang memasarkan barang dagangan ke Indonesia pada abad XIX atau sekitar tahun 1900.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &#039;&#039;&#039;Karakteristik dan jenis bayam&#039;&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Asal: Amerika tropis, kini telah tersebar ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;
* Tampilan: Merupakan tumbuhan semak yang tumbuh tegak, memiliki batang berserat, dan daun berbentuk oval atau memanjang yang bisa berwarna hijau atau hijau kemerahan.&lt;br /&gt;
* Jenis:&lt;br /&gt;
** [[Berkas:Bayam.jpg|jmpl|Foto bayam]]Bayam petik: Berdaun lebar, tumbuh tegak, dan biasanya diolah menjadi lalapan atau urap.&lt;br /&gt;
** Bayam cabut: Berukuran lebih kecil, ditanam untuk waktu singkat, dan cocok untuk sup encer.&lt;br /&gt;
** Varietas lain: Bayam duri (&#039;&#039;A. spinosus&#039;&#039;) dan bayam kakap (&#039;&#039;A. hybridus&#039;&#039;) adalah jenis lain yang juga dimanfaatkan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Bayam.jpg&amp;diff=2924</id>
		<title>Berkas:Bayam.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Bayam.jpg&amp;diff=2924"/>
		<updated>2025-11-29T13:18:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Foto bayam&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Jagung&amp;diff=2921</id>
		<title>Jagung</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Jagung&amp;diff=2921"/>
		<updated>2025-11-29T12:52:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: Membuat artikel jagung&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Jagung memiliki banyak manfaat bagi tubuh karena kandungan nutrisinya, diantara manfaatnya yaitu dapat menurunkan hipertensi sehingga dapat mencegah penyakit jantung. Jagung dapat mengontrol diabetes, memperlancar pencernaan, mencegah sembelit dan wasir karena jagung kaya akan serat, bahkan dapat menurunkan risiko kanker usus besar. Jagung juga mengandung sebagian besar magnesium, tembaga besi, dan yang terpenting adalah kandungan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang, nutrisi ini tidak hanya mencegah tulang retak karena pertambahan usia, tapi juga meningkatkan fungsi ginjal. Vitamin C, karotenoid dan bioflavinoids yang terkandung dalam jagung juga dapat menjaga jantung agar tetap sehat dengan mengendalikan kadar kolesterol dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh.&lt;br /&gt;
[[Berkas:Jagung neza adela azhara.jpg|jmpl|foto neza adela azhara]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &#039;&#039;&#039;Jenis-Jenis&#039;&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
Jenis-jenis jagung yang dikembangkan di Indonesia yaitu jagung hibrida, jagung komposit dan Jagung transgenik. &#039;&#039;Jagung hibrida&#039;&#039; merupakan keturunan pertama dari persilangan dua tetua yang memiliki karakter/sifat yang unggul. Shull (1908) merupakan orang yang pertama kali menemukan bahwa hasil persilangan sendiri tanaman jagung mengakibatkan terjadinya depresi inbreeding, dan persilangan dua tetua yang homozigot menghasilkan F1 yang sangat vigor. &#039;&#039;Jagung komposit&#039;&#039; atau biasanya disebut jagung lokal adalah jenis jagung yang pada jaman dulu ditanam petani setempat yang menyerbuk sendiri tanpa bantuan manusia. &#039;&#039;Jagung transgenik&#039;&#039; merupakan jenis jagung hasil dari penyisipan gen seperti gen tahan penyakit, gen tahan hama maupun gen tahan obat kimia yang berasal dari makhluk hidup atau non-makhluk hidup sehingga tanaman itu menjadi tanaman super.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Jagung_neza_adela_azhara.jpg&amp;diff=2919</id>
		<title>Berkas:Jagung neza adela azhara.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Jagung_neza_adela_azhara.jpg&amp;diff=2919"/>
		<updated>2025-11-29T12:51:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;foto by neza adela azhara&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Lempok_Durian&amp;diff=2917</id>
		<title>Lempok Durian</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Lempok_Durian&amp;diff=2917"/>
		<updated>2025-11-29T12:42:42Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:Lempok Durian.jpg|jmpl|200x200px|Lempok Durian&amp;lt;ref&amp;gt;https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/lempok-cara-lain-menikmati-durian-2/&amp;lt;/ref&amp;gt;]]&lt;br /&gt;
Sebagai salah satu provinsi penghasil durian terbsesar, Sumatera selatan memiliki banyak olahan pangan lokal yang menggunakan buah durian sebagai bahan utamanya, dari yang sangat tradisional seperti [[tempoyak]], srikayo durian sampai yang moderen seperti kolak durian. Selain hidangan besar, ada juga makanan kecil yang memakai buah durian sebagai bahan baku utamanya, yaitu lempok durian. Sekilas, lempok durian ini mirip dengan hidangan yang dijumpai di tempat lain, misalnya [[dodol]] di daerah Jakarta dan Jawa Barat, atau Jenang di daerah Jawa Tengah. Meski mirip, lempok durian sedikitberbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lempok berbeda dengan dodol atau kudapan manis nan kenyal khas Indonesia serupa yang menggunakan tepung beras atau tepung ketan sebagai campuran di dalamnya. Bisa dibilang, pada dodol, durian berperan sebagai pelengkap rasa. Sementara pada lempok, durian adalah bahan utamanya&amp;lt;ref name=&amp;quot;:0&amp;quot;&amp;gt;https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/lempok-cara-lain-menikmati-durian-2/&amp;lt;/ref&amp;gt;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara tradisional, lempok dibuat dari daging durian murni yang dimasak dalam waktu lama bersama sedikit gula pasir. Tidak ada tambahan tepung atau bahan pengental lain, sehingga tekstur yang dihasilkan lebih padat, lengket, dan serat duriannya tetap terasa. Inilah yang membedakan lempok dengan dodol durian yang biasanya ditambah tepung ketan untuk menghasilkan tekstur lebih elastis. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bahan dan Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Bahan:&#039;&#039;&#039; Daging buah durian, gula pasir, dan sedikit garam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cara Pembuatan:&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Pembuatan lempok dimulai dengan memisahkan daging dan biji buah durian.&lt;br /&gt;
# Campurkan Daging buah durian, gula pasir, dan sedikit garam. Biasanya untuk 40 kg daging buah durian digunakan 40 kg gula pasir. &lt;br /&gt;
# Di atas bara api kayu bakar, bahan lempok diaduk terus-menerus. Proses ini biasanya dilalui dalam waktu 4 jam. Adonan harus diaduk secara telaten sampai rata.&lt;br /&gt;
# Lempok yang sudah matang kemudian masuk ke dalam proses pendinginan.&lt;br /&gt;
# Setelah dingin, adonan lempok kembali dipilah-pilih apabila masih ada biji atau bagian-bagian adonan yang belum lembut.&lt;br /&gt;
# Setelah itu, lempok ditimbang sebelum dibungkus. Biasanya, lempok dijual dalam ukuran 250 atau 500 gram. &lt;br /&gt;
# Setelah ditimbang, lempok dibungkus dengan plastik. Bentuk jajanan satu ini biasa dijajakan dengan bentuk silinder atau persegi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu daerah dengan industri rumahan pembuat lempok terbesar di Sumatra Selatan ada di Tebing Tinggi. Di daerah ini para perajin lempok berkumpul. Kebanyakan dari perajin ini adalah pelaku usaha turun-temurun&amp;lt;ref name=&amp;quot;:0&amp;quot; /&amp;gt;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Budaya ==&lt;br /&gt;
Lempok durian ini konon dulunya, menjadi sajian istimewa di berbagai acara spesial, seperti pernikahan atau upacara selamatan warga lokal. Tapi seiring berjalannya waktu, lempok durian semakin mudah ditemui hingga jadi camilan sehari-hari maupun oleh-oleh favorit. Saat ini, lempok durian sangat mudah ditemui di toko oleh-oleh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai kuliner yang berkembang dalam kebudayaan Melayu, lempok tidak hanya dikenal di masyarakat Palembang, tetapi juga di Pontianak dan Bengkulu. Jika berkunjung ke tiga daerah tersebut, lempok kerap dijadikan sebagai salah satu oleh-oleh khas yang digemari banyak wisatawan&amp;lt;ref name=&amp;quot;:0&amp;quot; /&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kandungan Gizi ==&lt;br /&gt;
Komposisi gizi lempok durian dihitung per 100 g, dengan Berat Dapat Dimakan (BDD) 100 %&amp;lt;ref&amp;gt;https://www.panganku.org/id-ID/view&amp;lt;/ref&amp;gt;.&lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|Air (Water)&lt;br /&gt;
|: 25.2 g&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Energi (Energy)&lt;br /&gt;
|: 320 Kal&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Protein (Protein)&lt;br /&gt;
|: 3.5 g&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Lemak (Fat)&lt;br /&gt;
|: 5.7 g&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Karbohidrat (CHO)&lt;br /&gt;
|: 63.7 g&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Serat (Fibre)&lt;br /&gt;
|: 4.9 g&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Abu (ASH)&lt;br /&gt;
|: 1.9 g&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Kalsium (Ca)&lt;br /&gt;
|: 190 mg&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Fosfor (P)&lt;br /&gt;
|: 93 mg&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Besi (Fe)&lt;br /&gt;
|: 2.5 mg&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Thiamin (Vit. B1)&lt;br /&gt;
|: 0.05 mg&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|Riboflavin (Vit. B2)&lt;br /&gt;
|: 0.04 mg&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references /&amp;gt;&lt;br /&gt;
[[Kategori:Sumatera Selatan]]&lt;br /&gt;
[[Kategori:Olahan Pangan]]&lt;br /&gt;
[[Kategori:Matang]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Soto&amp;diff=2916</id>
		<title>Soto</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Soto&amp;diff=2916"/>
		<updated>2025-11-29T12:39:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: soto&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:Soto neza adela azhara.jpg|jmpl|neza adela azhara]]&lt;br /&gt;
Soto kuah santan kuning adalah salah satu hidangan tradisional Indonesia yang terkenal dengan cita rasanya yang gurih, hangat, dan kaya rempah. Hidangan ini biasanya berisi bihun atau mie putih, suwiran daging ayam atau sapi, serta disajikan dengan kuah santan berwarna kuning yang berasal dari kunyit. Kombinasi santan yang lembut dan aroma rempah yang kuat menjadikan soto jenis ini sangat disukai banyak orang di berbagai daerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada foto tampak semangkuk soto dengan kuah kuning pekat berpadu bihun putih. Selain bahan utamanya, terdapat tambahan jeruk nipis yang menjadi pelengkap penting. Perasan jeruk nipis menambah sensasi segar dan seimbang, menetralkan rasa gurih santan sehingga memberikan pengalaman makan yang lebih ringan dan nikmat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &#039;&#039;&#039;Bahan-Bahan Utama:&#039;&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== 1. Bahan Kuah Soto ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 500 g ayam (boleh dada atau campur)&lt;br /&gt;
* 800 ml air untuk merebus&lt;br /&gt;
* 300 ml santan kental&lt;br /&gt;
* 2 lembar daun salam&lt;br /&gt;
* 2 batang serai (digeprek)&lt;br /&gt;
* 2 lembar daun jeruk&lt;br /&gt;
* 2 cm lengkuas (digeprek)&lt;br /&gt;
* Garam secukupnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kaldu bubuk/penyedap (opsional)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== &#039;&#039;&#039;2. Bahan Bumbu Halus&#039;&#039;&#039; ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 5 siung bawang merah&lt;br /&gt;
* 3 siung bawang putih&lt;br /&gt;
* 2 cm kunyit (atau 1 sdt kunyit bubuk)&lt;br /&gt;
* 2 cm jahe&lt;br /&gt;
* 4 butir kemiri&lt;br /&gt;
* ½ sdt ketumbar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== &#039;&#039;&#039;3. Bahan pelengkap&#039;&#039;&#039; ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Bihun (seduh air panas hingga lembut)&lt;br /&gt;
* Jeruk nipis&lt;br /&gt;
* Sambal (opsional)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &#039;&#039;&#039;Cara Membuat Soto&#039;&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Dalam panci, rebus air dan ayam dengan api kecil. Masak hingga ayam matang dan lunak. Saring kaldu dan sisihkan.&lt;br /&gt;
* Panaskan minyak, goreng ayam hingga kecokelatan. Suwir-suwir.&lt;br /&gt;
* Dalam panci, rebus kembali kaldu hingga mendidih.&lt;br /&gt;
* Panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai, lengkuas, dan daun jeruk hingga harum.&lt;br /&gt;
* Tuang tumisan bumbu, garam, gula, dan Bango Kecap Manis Light ke dalam rebusan kaldu. Masak hingga mendidih.&lt;br /&gt;
* Tata bahan pelengkap di mangkuk, kecuali sambal. Beri suwiran ayam, siram dengan kuah soto. Sajikan selagi hangat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Soto_neza_adela_azhara.jpg&amp;diff=2914</id>
		<title>Berkas:Soto neza adela azhara.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Soto_neza_adela_azhara.jpg&amp;diff=2914"/>
		<updated>2025-11-29T12:26:56Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;neza adela azhara&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Lupis&amp;diff=2908</id>
		<title>Lupis</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Lupis&amp;diff=2908"/>
		<updated>2025-11-29T11:09:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:Lupis..jpg|jmpl|Lupis.]]&lt;br /&gt;
lupis adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang terbuat dari beras ketan dan biasanya dibentuk segitiga atau bulat, lalu dibungkus daun pisang. Makanan ini populer di berbagai daerah, terutama Jawa dan Sumatra, sebagai camilan khas yang disajikan bersama parutan [[kelapa]] dan kuah gula merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ciri khas lupis terletak pada teksturnya yang kenyal, rasa gurih dari ketan, serta manis legit dari gula merah cair. Selain rasanya yang sederhana namun memanjakan lidah, lupis juga sering hadir dalam acara adat, kenduri, dan perayaan tertentu, karena dianggap membawa makna kebersamaan dan keberkahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Membuat Lupis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Rendam beras ketan minimal 3 jam atau semalaman agar lebih mudah matang dan teksturnya tidak keras. Setelah itu, tiriskan dan campurkan dengan garam agar rasa lupis lebih gurih.&lt;br /&gt;
* Siapkan daun pisang, potong menjadi lembaran kecil. Ambil 2-3 sdm ketan, bentuk seperti segitiga atau lonjong, lalu bungkus dengan rapi dan sematkan tusuk gigi atau ikat dengan tali rafia.&lt;br /&gt;
* Didihkan air dalam panci besar, masukkan daun pandan agar aromanya harum. Masukkan lupis yang sudah dibungkus, lalu pastikan air menutupi semua lupis agar matang merata. Rebus selama 2-3 jam dengan api kecil hingga benar-benar matang dan kenyal.&lt;br /&gt;
* Masukkan gula merah, gula pasir, daun pandan, air, dan garam ke dalam panci. Masak dengan api kecil hingga gula larut dan mengental. Saring untuk menghilangkan kotoran dari gula merah.&lt;br /&gt;
* Campurkan kelapa parut dengan garam dan daun pandan, lalu kukus selama 10 menit agar kelapa tetap segar dan tidak cepat basi.&lt;br /&gt;
* Setelah lupis matang, buka bungkusan daun pisangnya, lalu gulingkan dalam kelapa parut. Susun di piring, siram dengan kuah gula merah yang kental dan harum.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Lupis&amp;diff=2907</id>
		<title>Lupis</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Lupis&amp;diff=2907"/>
		<updated>2025-11-29T11:05:56Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: Artikel lupis&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:Lupis..jpg|jmpl|Lupis.]]&lt;br /&gt;
Lupis adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang terbuat dari beras ketan dan biasanya dibentuk segitiga atau bulat, lalu dibungkus daun pisang. Makanan ini populer di berbagai daerah, terutama Jawa dan Sumatra, sebagai camilan khas yang disajikan bersama parutan [[kelapa]] dan kuah gula merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ciri khas lupis terletak pada teksturnya yang kenyal, rasa gurih dari ketan, serta manis legit dari gula merah cair. Selain rasanya yang sederhana namun memanjakan lidah, lupis juga sering hadir dalam acara adat, kenduri, dan perayaan tertentu, karena dianggap membawa makna kebersamaan dan keberkahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Membuat Lupis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Rendam beras ketan minimal 3 jam atau semalaman agar lebih mudah matang dan teksturnya tidak keras. Setelah itu, tiriskan dan campurkan dengan garam agar rasa lupis lebih gurih.&lt;br /&gt;
* Siapkan daun pisang, potong menjadi lembaran kecil. Ambil 2-3 sdm ketan, bentuk seperti segitiga atau lonjong, lalu bungkus dengan rapi dan sematkan tusuk gigi atau ikat dengan tali rafia.&lt;br /&gt;
* Didihkan air dalam panci besar, masukkan daun pandan agar aromanya harum. Masukkan lupis yang sudah dibungkus, lalu pastikan air menutupi semua lupis agar matang merata. Rebus selama 2-3 jam dengan api kecil hingga benar-benar matang dan kenyal.&lt;br /&gt;
* Masukkan gula merah, gula pasir, daun pandan, air, dan garam ke dalam panci. Masak dengan api kecil hingga gula larut dan mengental. Saring untuk menghilangkan kotoran dari gula merah.&lt;br /&gt;
* Campurkan kelapa parut dengan garam dan daun pandan, lalu kukus selama 10 menit agar kelapa tetap segar dan tidak cepat basi.&lt;br /&gt;
* Setelah lupis matang, buka bungkusan daun pisangnya, lalu gulingkan dalam kelapa parut. Susun di piring, siram dengan kuah gula merah yang kental dan harum.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Lupis..jpg&amp;diff=2905</id>
		<title>Berkas:Lupis..jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Lupis..jpg&amp;diff=2905"/>
		<updated>2025-11-29T09:19:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;lupis&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Cireng&amp;diff=2902</id>
		<title>Cireng</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Cireng&amp;diff=2902"/>
		<updated>2025-11-29T09:09:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: Artikel cireng&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Cireng, singkatan dari aci digoreng, dikenal sebagai jajanan khas Bandung. Namun, kini makanan gurih ini sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Palembang. Di pasar tradisional Palembang, cireng menjadi salah satu jajanan yang mudah ditemukan dan digemari banyak orang, baik anak-anak maupun orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Foto tersebut menunjukkan cireng Palembang yang dijual bersama aneka jajanan pasar lainnya. Bentuknya cenderung lebih tebal dan bertekstur padat, khas cireng yang sering dijumpai di pedagang kaki lima daerah Palembang. Setelah digoreng, cireng memiliki warna kecokelatan muda, renyah di bagian luar namun tetap kenyal dan empuk di bagian dalam. Salah satu daya tarik utama cireng Palembang adalah rasanya yang gurih sederhana, cocok dinikmati kapan saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Bahan:&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 250 gr tepung tapioka.&lt;br /&gt;
* 180 ml air panas.&lt;br /&gt;
* 100 gr daging ayam matang yang sudah disuwir.&lt;br /&gt;
* 50 gr Sasa Saus Sambal.&lt;br /&gt;
* 2 siung bawang putih yang sudah dihaluskan.&lt;br /&gt;
* 1 batang daun bawang yang sudah diiris halus.&lt;br /&gt;
* 1 sdt Sasa Bumbu Ekstrak Daging Ayam.&lt;br /&gt;
* 1 sdt lada bubuk.&lt;br /&gt;
* 1 sdt garam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Berkas:Cireng.jpg|jmpl|Cireng.]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pisahkan 200 gr tepung tapioka untuk adonan basah dan 50 gr tepung tapioka untuk baluran kulit cireng di tempat terpisah.&lt;br /&gt;
* Campurkan 200 gr tepung tapioka, bawang putih, daun bawang, Sasa Bumbu Ekstrak Daging Ayam, lada bubuk, dan garam dalam sebuah wadah.&lt;br /&gt;
* Tuangkan air panas sedikit demi sedikit sambil aduk adonan sampai teksturnya berubah kenyal.&lt;br /&gt;
* Untuk isian cireng, campurkan Sasa Saus Sambal dengan daging ayam suwir, kemudian aduk sampai merata.&lt;br /&gt;
* Bentuk adonan cireng sesuai selera, isi bagian dalamnya dengan isian daging ayam suwir.&lt;br /&gt;
* Baluri adonan yang sudah dibentuk dengan 50 gr tepung tapioka kering.&lt;br /&gt;
* Goreng adonan di dalam minyak panas dengan api sedang sampai matang.&lt;br /&gt;
* Angkat dan tiriskan. Cireng isi daging ayam siap disajikan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Cireng.jpg&amp;diff=2901</id>
		<title>Berkas:Cireng.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Cireng.jpg&amp;diff=2901"/>
		<updated>2025-11-29T09:08:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;cireng&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Wajik&amp;diff=2900</id>
		<title>Wajik</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Wajik&amp;diff=2900"/>
		<updated>2025-11-29T08:59:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: artikel wajik&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Wajik ketan gula merah sering juga disebut [[dodol]] ketan di beberapa daerah adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang tetap digemari dari dulu hingga sekarang. Teksturnya kenyal, rasa manisnya pas, dan aroma gula merahnya yang khas menjadikan makanan ini selalu membawa nuansa nostalgia, terutama di desa atau pasar tradisional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kue ini dibuat dari ketan yang dimasak dan dicampur dengan gula merah serta santan, menghasilkan warna coklat yang mengkilap seperti pada foto. Biasanya disajikan dengan alas daun pisang agar lebih harum dan tahan lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajik sering hadir pada acara syukuran, hajatan, atau sekadar camilan harian. Rasanya yang manis dan legit membuatnya cocok dinikmati bersama teh hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Berkas:Wajik.jpg|jmpl|Wajik.]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cara Membuat Wajik Ketan [[Gula Merah]]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Siapkan Ketan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Cuci beras ketan hingga bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Rendam 2–3 jam agar hasilnya lebih pulen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Tiriskan lalu kukus selama ±20 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Setelah setengah matang, siram dengan sedikit air hangat, aduk, lalu kukus lagi sampai ketan benar-benar matang dan pulen.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Wajik.jpg&amp;diff=2899</id>
		<title>Berkas:Wajik.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Wajik.jpg&amp;diff=2899"/>
		<updated>2025-11-29T08:57:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kue wajik&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Ikan_patin&amp;diff=2898</id>
		<title>Ikan patin</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Ikan_patin&amp;diff=2898"/>
		<updated>2025-11-29T08:46:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;= &#039;&#039;&#039;Ikan Patin&#039;&#039;&#039; =&lt;br /&gt;
[[null|.]]&amp;lt;nowiki/&amp;gt;sebuah rumah makan di palembang kita menjelajahi makanan lokal palembang, pindang ikan patin sangat populer di kalangan masyarakat makanan yang paling dinikmati oleh masyarakat dengan kuah yang enak dan menggunakan rempah rempahan.&lt;br /&gt;
[[Berkas:WhatsApp Image 2025-11-29 at 12.56.40 104a6858.jpg|jmpl|Ikan patin]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Bahan-bahan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Ikan Patin&lt;br /&gt;
* Daun Kemangi&lt;br /&gt;
* 1/2 [[Nanas]]&lt;br /&gt;
* [[Tomat]]&lt;br /&gt;
* Garam&lt;br /&gt;
* Gula&lt;br /&gt;
* Bumbu Penyedap&lt;br /&gt;
* Cabe Rawit (Secukupnya)&lt;br /&gt;
* Bawang Merah&lt;br /&gt;
* Bawang Putih&lt;br /&gt;
* Kemiri&lt;br /&gt;
* Kunyit&lt;br /&gt;
* Jahe&lt;br /&gt;
* jeruk nipis&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cara Membuat Pindang Patin&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Potong ikan patin menjadi beberapa bagian, rendam terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amisnya dengan menggunakan jeruk nipis, lalu sisihkan.&lt;br /&gt;
* Rebus air di dalam panci, sembari menunggu air tersebut mendidih.&lt;br /&gt;
* Tumis bumbu halus dan bumbu geprek hingga mengeluarkan aroma wangi.&lt;br /&gt;
* Masukan Bumbu yang sudah ditumis sebelumnya ke dalam rebusan air, masukan ikan patin, tunggu hingga mendidih.&lt;br /&gt;
* Lalu, masukan gula, garam, dan bumbu penyedap. Masukan [[cabe rawit]], tomat, nanas.&lt;br /&gt;
* Jangan lupa untuk melakukan koreksi rasa terlebih dulu.&lt;br /&gt;
* Usai matang, tambahkan kemangi dan daun bawang.&lt;br /&gt;
* Aduk sebentar, lalu pindang patin sudah siap untuk disajikan.&lt;br /&gt;
* Jangan lupa sajikan pindang patin bersama nasi hangat untuk menambahkan rasa nikmat pada kuliner ini.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Ikan_patin&amp;diff=2897</id>
		<title>Ikan patin</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Ikan_patin&amp;diff=2897"/>
		<updated>2025-11-29T08:46:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: Artikel ikan patin&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;= &#039;&#039;&#039;Ikan Patin&#039;&#039;&#039; =&lt;br /&gt;
[[null|pra=Berkas:WhatsApp_Image_2025-11-29_at_12.56.40_104a6858.jpg|jmpl|Pindang Ikan Patin.]]&lt;br /&gt;
sebuah rumah makan di palembang kita menjelajahi makanan lokal palembang, pindang ikan patin sangat populer di kalangan masyarakat makanan yang paling dinikmati oleh masyarakat dengan kuah yang enak dan menggunakan rempah rempahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Bahan-bahan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Ikan Patin&lt;br /&gt;
* Daun Kemangi&lt;br /&gt;
* 1/2 [[Nanas]]&lt;br /&gt;
* [[Tomat]]&lt;br /&gt;
* Garam&lt;br /&gt;
* Gula&lt;br /&gt;
* Bumbu Penyedap&lt;br /&gt;
* Cabe Rawit (Secukupnya)&lt;br /&gt;
* Bawang Merah&lt;br /&gt;
* Bawang Putih&lt;br /&gt;
* Kemiri&lt;br /&gt;
* Kunyit&lt;br /&gt;
* Jahe&lt;br /&gt;
* jeruk nipis&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cara Membuat Pindang Patin&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Potong ikan patin menjadi beberapa bagian, rendam terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amisnya dengan menggunakan jeruk nipis, lalu sisihkan.&lt;br /&gt;
* Rebus air di dalam panci, sembari menunggu air tersebut mendidih.&lt;br /&gt;
* Tumis bumbu halus dan bumbu geprek hingga mengeluarkan aroma wangi.&lt;br /&gt;
* Masukan Bumbu yang sudah ditumis sebelumnya ke dalam rebusan air, masukan ikan patin, tunggu hingga mendidih.&lt;br /&gt;
* Lalu, masukan gula, garam, dan bumbu penyedap. Masukan [[cabe rawit]], tomat, nanas.&lt;br /&gt;
* Jangan lupa untuk melakukan koreksi rasa terlebih dulu.&lt;br /&gt;
* Usai matang, tambahkan kemangi dan daun bawang.&lt;br /&gt;
* Aduk sebentar, lalu pindang patin sudah siap untuk disajikan.&lt;br /&gt;
* Jangan lupa sajikan pindang patin bersama nasi hangat untuk menambahkan rasa nikmat pada kuliner ini.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Pengguna:Neza.azhara&amp;diff=2896</id>
		<title>Pengguna:Neza.azhara</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Pengguna:Neza.azhara&amp;diff=2896"/>
		<updated>2025-11-29T08:25:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: membuat artikel&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;= &#039;&#039;&#039;Pindang Ikan Patin&#039;&#039;&#039; =&lt;br /&gt;
[[Berkas:WhatsApp Image 2025-11-29 at 12.56.40 104a6858.jpg|jmpl|Pindang Ikan Patin.]]&lt;br /&gt;
sebuah rumah makan di palembang kita menjelajahi makanan lokal palembang, pindang ikan patin sangat populer di kalangan masyarakat makanan yang paling dinikmati oleh masyarakat dengan kuah yang enak dan menggunakan rempah rempahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Bahan-bahan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Ikan Patin&lt;br /&gt;
* Daun Kemangi&lt;br /&gt;
* 1/2 Nanas&lt;br /&gt;
* Tomat&lt;br /&gt;
* Garam&lt;br /&gt;
* Gula&lt;br /&gt;
* Bumbu Penyedap&lt;br /&gt;
* Cabe Rawit (Secukupnya)&lt;br /&gt;
* Bawang Merah&lt;br /&gt;
* Bawang Putih&lt;br /&gt;
* Kemiri&lt;br /&gt;
* Kunyit&lt;br /&gt;
* Jahe&lt;br /&gt;
* jeruk nipis&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cara Membuat Pindang Patin&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Potong ikan patin menjadi beberapa bagian, rendam terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amisnya dengan menggunakan jeruk nipis, lalu sisihkan.&lt;br /&gt;
* Rebus air di dalam panci, sembari menunggu air tersebut mendidih.&lt;br /&gt;
* Tumis bumbu halus dan bumbu geprek hingga mengeluarkan aroma wangi.&lt;br /&gt;
* Masukan Bumbu yang sudah ditumis sebelumnya ke dalam rebusan air, masukan ikan patin, tunggu hingga mendidih.&lt;br /&gt;
* Lalu, masukan gula, garam, dan bumbu penyedap. Masukan cabe rawit, tomat, nanas.&lt;br /&gt;
* Jangan lupa untuk melakukan koreksi rasa terlebih dulu.&lt;br /&gt;
* Usai matang, tambahkan kemangi dan daun bawang.&lt;br /&gt;
* Aduk sebentar, lalu pindang patin sudah siap untuk disajikan.&lt;br /&gt;
* Jangan lupa sajikan pindang patin bersama nasi hangat untuk menambahkan rasa nikmat pada kuliner ini.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:WhatsApp_Image_2025-11-29_at_12.56.40_104a6858.jpg&amp;diff=2895</id>
		<title>Berkas:WhatsApp Image 2025-11-29 at 12.56.40 104a6858.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:WhatsApp_Image_2025-11-29_at_12.56.40_104a6858.jpg&amp;diff=2895"/>
		<updated>2025-11-29T08:09:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Neza.azhara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pindang Ikan Patin&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Neza.azhara</name></author>
	</entry>
</feed>